SEMARANG (Jatengdaily.com) – ”Jangan sia-siakan berani untuk mengambil risiko untuk tetap tumbuh, jangan takut gagal, jangan pernah ragu untuk bermimpi besar. Jangan pula pasrah begitu saja. Lakukan upaya-upaya terbaik, kita kuat dalam hati dan pikiran kita, yang pada akhirnya untuk menunaikan janji dan sumpah kita yang sudah diucapkan.”
Hal itu diungkapkan Alumni Universitas Semarang, Dedy Rizlaldi, S.TP dalam Upacara Wisuda Ke – 75 Universitas Semarang Tahun 2026 di Auditorium Ir. Widjatmoko USM pada 11 Februari 2026.
Kegiatan yang dibuka Ketua Senat USM, Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog itu dihadiri antara lain, Menteri Ristek Dikti tahun 2014-2019 yang juga sebagai Anggota Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof. Drs. H. Mohammad Nasir, Ak., M.Si., Ph.D, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, Rektor USM Dr Supari ST MT, Wakil Rektor I USM Prof Dr Haslina MSi, Wakil Rektor II Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, Wakil Rektor III Dr April Firman Daru SKom MKom.
Dalam wisuda tersebut, dinobatkan sebagai wisudawan terbaik adalah Siti Fatimah (DIII Manajemen Perusahaan dengan IPK 4.00), Ade Reza Aulia (S1 Ilmu Hukum, IPK 3.82), Marcellino Valent Gusna (S1 Manajemen, IPK 4.00), Risni Karisa Fdila (S1 Akuntansi, IPK 3.90), Hari Catra Cadudasa (S1 Teknik Sipil, IPK 3.99), Angga Febriyanza Putra (S1 Teknik Elektro, IPK 3.55), Wa Ode keysa Assabila Mutya (S1 Perencanaan Wilayah dan Kota, IPK 3.94), Shelma Wijayanti (S1 Teknologi Hasil Pertanian, IPK 3.64), Christy Widelia Wanggabus (S1 Psikologi, IPK 3.61), Rizka Yuli Astuti (S1 Sistem Informasi, IPK 3.89), Fikri Rahmat Firdaus (S1 Teknik Informatika, IPK 3.86), Helena Evani Setya Putri (S1 Ilmu Komunikasi, IPK 3.92), Bintang Noorlidzikry Dwipratama (S1 Pariwisata, IPK 3.96), Widi Ibni Safitri (S2 Manajemen, IPK 3.89), Suryani Angraini Fahmi (S2 Hukum, IPK 3.93), Muhamad Bayu Wibowo (S2 Psikologi, IPK 3.
Lebih lanjut Dedy Rizlaldi mengatakan, gelar sarjana yang diraih oleh para wsidawan hari ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan yang sesungguhnya.
Dunia luar kampus persaingan sangat ketat dan dengan indikator-indikator yang terus berubah-ubah sesuai dengan tuntutan pasar kerja.
”Para pimpinan dan dosen Universitas Semarang telah membekali para mahasiswa dengan kurikulum modern yang sesuai kebutuhan dunia kerja. Jadilah bagian dari pencetak pemimpin masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor USM Dr. Supari, S.T., M.T mengatakan, Wisuda Ke-75 kali ini sangat istimewa, dikarenakan dihadiri oleh Prof. Drs. H. Mohammad Nasir, Ak., M.Si., Ph.D. yang merupakan anggota Pembina Yayasan dan juga menteri Ristek Dikti tahun 2014-2019.
”Beliau saat ini masih aktif sebagai ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Universitas Diponegoro (Undip), serta masih aktif sebagai ketua para ketua Forum Majelis Wali Amant Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MWAPTNBH) se-Indonesia,” tuturnya.
Dia menambahkan, USM membekali para wisudawan dengan berbagai ilmu pengetahuan teknologi yang secara nilai-nilai akan membentuk karakter intelektual yang berke-Indonesiaan.
Sebab, visual USM yaitu ke-Indonesiaan yang perlu terus dipelihara dengan mengamalkan dalam bentuk berkiprah dan berkarya di dunia nyata.
”Di masyarakat nanti kalian belajar secara nyata tentang kehidupan. Teruslah bersemangat dan berbenah untuk memantaskan diri untuk peluang bagus sehingga Anda tidak terlambat untuk menyiapkan diri. Sehingga Anda dapat hadir memberikan manfaat menjadi agen-agen perubahan untuk kemajuan yang lebih baik di sekitar Anda dan beraktivitas dalam suasana yang tetap harmoni,” ungkapnya.
Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Kesi Widjajanti, M.M mengatakan, banyak kemajuan prestasi baik akademik dan nonakademik telah diraih USM, sehingga berhasil meraih Akreditasi Unggul.
Meninggalkan warisan di pendidikan adalah pilihan yang tepat, karena pendidikan inilah yang akan mengubah cara pandang, sikap, perilaku seseorang. Namun, pendidikan tidak cukup tanpa pengalaman.
”Kami berpesan, para lulusan jangan segan-segan untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Kata pepatah ‘pengalaman adalah guru terbaik, jadi jangan puas hanya dengan gelar, karena yang membedakan seseorang sukses itu tidak cukup dengan gelar, tetapi harus dikuatkan pengalaman dan karakter’,” tandasnya.
Seperti diketahui, Wisuda Ke-75 USM diikuti 381 wisudawan. Ke-381 lulusan itu terdiri atas S1 Ilmu Hukum (25), D III Manajemen Perusahaan (14), S1 Manajemen (49), S1 Akuntansi (45), S1 Teknik Sipil (57), S1 Teknik Elektro (27), S1 Perencanaan Wilayah Dan Kota (16), S1 Teknologi Hasil Pertanian (21), S1 Psikologi (15), S1 Sistem Informatika (15), S1 Teknik Informatika (30), S1 Ilmu Komunikasi (23), S1 Pariwisata (8), S2 Hukum (8), S2 Manajemen (21), S2 Psikologi (7). St


