By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: PT KAI Bongkar Paksa Bangunan Liar di Sekitar Stasiun Brumbung
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PT KAI Bongkar Paksa Bangunan Liar di Sekitar Stasiun Brumbung

Last updated: 10 Februari 2020 15:23 15:23
Jatengdaily.com
Published: 10 Februari 2020 15:22
Share
PT KAI dibantu Satpol PP, Polsek dan Koramil Kecamatan Mranggen, Demak. membongkar paksa bangunan liar di sekitar Stasiun Brumbung. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sedikitnya 14 permukiman liar berupa bangunan tidak permanen, yang berdiri di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang, di Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, atau di sekitar Stasiun Brumbung dibongkar, Senin (10/2/2020).

Pembongkaran dilakukan oleh tim yang terdiri dari petugas KAI, Satpol PP, Polsek dan Koramil Kecamatan Mranggen, Demak. 

Kepala Humas PT KAI Krisbiyantoro mengatakan, awalnya, pihaknya telah memberi peringatan lewat surat peringatan, dan mereka diminta membongkar sendiri. Mereka menempati lahan seluas sekitar 1.736 meter persegi milik PT KAI.

Bahkan tidak hanya untuk tempat tinggal, namun di sini juga sebagai tempat prostitusi. Sehingga, meresahkan warga. Mereka mendirikan bangunan dari papan dan kayu serta atap dengan seng. Bangunan tak permanen ini, didirikan mulai akhir tahun 2019, dan jumlahnya bertambah menjadi 14.

‘’Kami telah member peringatan, namun mereka tidak mengindahkan. Sehingga, kami bongkar paksa hari ini,’’ jelasnya.

Setelah dilakukan pembongkaran, lahan tersebut akan dijadikan sebagai pengembangan usaha untuk angkutan barang dan perluasan pergudangan PT KAI Daop IV.

Dul Muntolib, Kasi Trantib Kecamatan Mranggen, Demak,  mengatakan, sebagian besar dari penghuni liar tersebut berasal dari luar kota, misalnya dari Purwodadi. ‘’Kami bersama tim melakukan pembongkaran, karena memang mereka mendirikan bangunan tanpa ijin dan di lahan milik KAI,’’ jelasnya.

Sarengat,  Wakapolsek Mranggen, mengatakan, prostitusi di kawasan ini, termasuk penyakit masyarakat dan sudah seharusnya diberantas. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan bertambah banyak. ‘’Kami mendukung upaya PT KAI,’’ jelasnya. she

You Might Also Like

Tingkatkan Pendapatan PBB, BKUD Perbaiki Data Objek Pajak
Profesor Ujung Tombak Pembaruan
Longsor di Pekalongan, 16 Orang Meninggal Dunia, Pencarian Korban Lain Masih Terus Dilakukan
Kebakaran Pasar Brambang Karangawen Demak; 229 Kios/Los Hangus, Kerugian Rp 1,5 Miliar
Gedung DPRD Ditutup Menyusul Ditemukannya ASN Reaktif Covid-19
TAGGED:bangunan Liar di Stasiun Brumbung dibongkarPT KAI DAOP IVPT KAI Daop IV bongkar paksaStasiun Brumbung
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?