By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Warga Sidogemah Protes Ganti Untung Proyek Tol yang Belum Rampung, Kepala Desa Janjikan Pertemuan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Warga Sidogemah Protes Ganti Untung Proyek Tol yang Belum Rampung, Kepala Desa Janjikan Pertemuan

Last updated: 16 Februari 2020 18:20 18:20
Jatengdaily.com
Published: 16 Februari 2020 18:15
Share
Warga Sidogemah, Demak demo, menyusul ganti rugi terdampak jalan tol yang masih belum terbayar semua. Foto: she
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Pembahasan terkait ganti rugi warga yang rumahnya terdampak pembangunan tol Semarang – Demak, akan dilakukan warga dengan pihak kepala desa, pada Senin (17/2/2020).

Hal ini dijanjikan oleh Kepala Desa Sidogemah, Demak, Khanafi, seperti dalam surat undangan yang ditujukan bagi perwakilan warganya. Rapat dijanjikan mulai pukul 11.00 WIB di Balai Desa Sidogemah, Senin (17/2/2020).

Hal ini menyusul demo yang dilakukan oleh warga Sidogemah. Ungkapan ketidakpuasan tersebut disampaikan ratusan warga Desa Sidogemah Kecamatan Sayung, sehubungan urusan ganti untung yang disebutkan belum tuntas.

Seperti disampaikan Hadi, salah seorang warga. Sejauh ini ada 514 bidang tanah dan bangunan yang terkena proyek jalan tol, namun baru 135 bidang saja yang sudah dibayar. Sisanya sebanyak 379 bidang belum mendapatkan kejelasan terkait ganti untung terhadap tanah dan rumah mereka.

“Warga itu sebenarnya tidak ingin mempersulit bahkan warga kami orangnya tidak menuntut berlebihan. Cukup segera dibayarkan uang ganti untung tentunya kami akan menurut dan segera pindah,” ujarnya, Jumat (14/2/2020).

Sementara sudah sejak beberapa hari terakhir kegiatan pembangunan sudah mulai tampak. Bahkan alat-alat berat sudah mulai didatangkan. Namun yang membuat warga kesal, ratusan bidang tanah yang seharusnya mendapatkan ganti untung belum ada kejelasan kapan akan dibayar oleh instansi berwenang.

Selain masalah ganti untung, seorang perangkat desa Sidogemah Agus menyebutkan, warga semakin jengkel karena air rob yang tidak bisa terbuang keluar wilayah gara-gara tertutupnya saluran akibat pembangunan jalan tol dan masuknya alat berat.

“Saat rob naik seperti sekarang ini, membuat warga resah karena airnya tidak bisa segera surut,” jelasnya. rie-she

You Might Also Like

Pascaerupsi Semeru, Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat
SD Negeri Bintoro 5 Sukses Wakili Polres Demak di Lom
Kapolres PurbaIingga Pastikan Isu Penculikan Anak di Purbalingga Hoaks
Rakernas X JKPI Jadi Momentum Menghidupkan Identitas dan Memori Cagar Budaya
Ramadhan Berkah, Polres Demak dan Awak Media Bagikan Peralatan Sholat untuk Masjid
TAGGED:demakdemo tolsidogemahtol semarang demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?