By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PWK USM dan Telusur Kota Angkat Tema Heritage Tourism dalam Praktisi Mengajar 
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PWK USM dan Telusur Kota Angkat Tema Heritage Tourism dalam Praktisi Mengajar 

Last updated: 9 Oktober 2025 16:27 16:27
Jatengdaily.com
Published: 9 Oktober 2025 16:27
Share
Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif melalui program Praktisi Mengajar–Alumni Tilik Kampus dengan tema “Heritage Tourism".Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily) – Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif melalui program Praktisi Mengajar–Alumni Tilik Kampus dengan tema “Heritage Tourism: Upaya Pelestarian Kota, sekaligus Pemanfaatan Potensi Lokal Kota”, Selasa (8/10), di Ruang Menara 707 Fakultas Teknik USM.

Kegiatan ini menghadirkan Rozzaq Shofiyono, S.P.W.K., alumni PWK USM yang kini bertugas di Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali dan aktif di komunitas Telusur Kota Salatiga—sebuah gerakan wisata berjalan kaki (walking tour) yang mengeksplorasi titik-titik bersejarah di Kota Salatiga.

Melalui pengalamannya, Rozzaq berbagi wawasan tentang pentingnya pelestarian kota dan bagaimana potensi lokal dapat dimanfaatkan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa pelestarian bukan hanya soal menjaga bangunan tua, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai lokal agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Pelestarian kota bukan hanya memahami sejarah dan menjaga bangunan tua, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai lokal agar tetap berdampak bagi masyarakat. Jangan takut bermimpi dan memulai, karena Telusur Kota juga berawal dari obrolan dan riset kecil-kecilan yang akhirnya diterima baik oleh masyarakat,” ujar Rozzaq.

Ia juga menuturkan, pendekatan yang dilakukan komunitas Telusur Kota meliputi identifikasi potensi lokal, perencanaan berbasis karakter lokal, revitalisasi kawasan bersejarah, hingga pelibatan masyarakat dan lintas bidang.

Bahkan, Telusur Kota kini kerap diundang Pemerintah Kota Salatiga untuk berdiskusi mengenai arah pengembangan pariwisata daerah tersebut.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa mata kuliah Perencanaan Kota dan Pelestarian Kota, serta terbuka untuk seluruh mahasiswa PWK USM. Suasana kelas berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi dari peserta.

Salah satu mahasiswa, Irfan, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini. “Yang disampaikan alumni sangat bermanfaat dan membuka wawasan. Kebetulan tugas saya berkaitan dengan heritage, jadi ini membantu sekali untuk mengerjakan studio. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Koordinator kegiatan, Agnesia Putri Kurnianingtyas, S.T., M.T., menjelaskan bahwa program Praktisi Mengajar–Alumni Tilik Kampus merupakan langkah prodi untuk menjembatani dunia akademik dan dunia kerja.

“Kami berharap mahasiswa mendapatkan gambaran nyata penerapan ilmu PWK di lapangan. Ilmu perencanaan kota itu luas dan bisa diterapkan di berbagai bidang, termasuk pariwisata dan sejarah. Saat ini bukan zamannya berkompetisi, tetapi berkolaborasi lintas bidang untuk berkarya,” tutur Agnesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan dokumentasi bersama narasumber serta peserta. Melalui program ini, PWK USM menegaskan komitmennya menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus mempererat hubungan antara alumni dan almamater. St

You Might Also Like

Reog Ponorogo Masuk Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2023 Lebih Kering
Cuaca Makkah Panas Capai 30 – 45 Derajat Celcius, Ini Imbauan untuk Jemaah Haji Indonesia
Tak Ada WFH di Pemkot Semarang, ASN Membolos Dikenai Potong TPP 15 Persen
Soal Ganjar Tampil di Video Azan, MUI Jateng : Itu Bermakna Teladan dan Dakwah
TAGGED:Angkat Tema Heritage Tourismdalam Praktisi MengajarPWK USM dan Telusur Kota
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?