By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bupati Eisti’anah Berpesan Santri Harus Jadi Garda Terdepan Bangun Peradaban Dunia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bupati Eisti’anah Berpesan Santri Harus Jadi Garda Terdepan Bangun Peradaban Dunia

Last updated: 22 Oktober 2025 11:01 11:01
Jatengdaily.com
Published: 22 Oktober 2025 11:01
Share
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, SE, mengajak seluruh santri di Kabupaten Demak untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa serta menjadi pelopor peradaban dunia yang berakhlak dan berkeadaban. Hal itu disampaikan dalam amanatnya pada peringatan Hari Santri Nasional 2025, yang diperingati setiap 22 Oktober dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Menurut Bupati, tema tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan santri tidak hanya berhenti pada masa perjuangan kemerdekaan, tetapi juga berlanjut dalam kiprah nyata hari ini. “Para santri kini harus hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, Demak sebagai Kota Wali memiliki sejarah panjang dalam dakwah dan perjuangan Islam di Nusantara. Nilai-nilai luhur para wali dan ulama, katanya, telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat hingga kini. “Karena itu, sudah sepatutnya santri dan pesantren di Demak menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Eisti’anah menggambarkan sosok santri masa kini sebagai pribadi yang tangguh, adaptif, dan solutif. Santri bukan hanya ahli dalam membaca kitab, tetapi juga mampu berinovasi di bidang ekonomi, teknologi, dan digitalisasi. “Santri sekarang harus menjadi pionir perubahan, membawa semangat ilmu, akhlak, dan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Demak, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para ulama, kiai, nyai, dan seluruh santri atas peran besar mereka dalam pembangunan daerah serta menjaga kerukunan umat. Ia menegaskan, kemerdekaan bukanlah akhir, tetapi jalan panjang menuju peradaban yang lebih maju dan berkeadaban.

“Santri adalah benteng moral dan spiritual bangsa. Mereka harus menjaga integritas, kejujuran, dan akhlak mulia, serta menebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh santri menjadikan momentum Hari Santri Nasional 2025 sebagai ajang memperkuat peran dan kontribusi dalam berbagai bidang. “Dengan semangat Hari Santri, mari bersama mewujudkan Demak yang Bermartabat, Maju, dan Sejahtera, dengan santri yang terus berkarya dan berjuang tanpa henti,” pungkasnya. rie-she

You Might Also Like

Program Bumi Kartini SIG Berdayakan Perempuan dan Lestarikan Lingkungan di Desa Ngampel
Kemegahan Wayang di Langit Semarang, Festival Wayang Semesta Volume 1, Saat Tradisi Menyapa Zaman
Pemerintah Dorong Kepemilikan Rumah bagi Pekerja Media lewat Skema Inklusif
Keraton Solo Tutup, Pengunjung Cuma Bisa Foto Bareng Prajurit
Jumlah Jamaah Haji Indonesia yang Meninggal Dunia 128 Orang
TAGGED:Bupati Eisti'anahhari santri nasional
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?