By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Catat 440 Barang Tertinggal, KAI Daop 4 Imbau Pelanggan Lebih Wapada Menjaga Barang Bawaan Jelang Nataru
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Catat 440 Barang Tertinggal, KAI Daop 4 Imbau Pelanggan Lebih Wapada Menjaga Barang Bawaan Jelang Nataru

Last updated: 20 November 2025 16:50 16:50
Jatengdaily.com
Published: 20 November 2025 16:50
Share
Barang penumpang kereta api yang tertinggal tercatat ada 440 buah sepanjang Januari-Oktober 2025. Foto: Daop 4
SHARE
Barang penumpang kereta api yang tertinggal tercatat ada 440 buah sepanjang Januari-Oktober 2025. Foto: Daop 4

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sepanjang Januari-Oktober 2025, KAI Daop 4 Semarang mencatat 440 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp923.131.000,-.

Dari jumlah tersebut, 74 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, proyektor, dan perhiasan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan bahwa KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.

“KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Franoto.

Pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121.

“Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian,” ujar Franoto.

Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.

Seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Menjelang masa angkutan Nataru, KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga barang bawaannya masing-masing.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Franoto. She

You Might Also Like

Sopir Trailer Pemicu Kecelakaan di Tol Cipularang Ditetapkan Jadi Tersangka
Begini Rekayasa Lalu Lintas Jalur Tol Arus Balik Lebaran
Variatif, Perkembangan Penanganan COVID-19 Tiap Pulau
Wali Kota Desak Penambahan Pompa dan Pengerukan Kolam Retensi untuk Atasi Banjir di Semarang Bagian Timur
Pengamat Pendidikan dari PGRI Apresiasi Komitmen Ganjar Perangi Pungli di Sekolah
TAGGED:Barang TertinggalKAI Daop 4nataru
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?