By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Wacana 6 Hari Sekolah di Jateng Sedang Dikaji
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Wacana 6 Hari Sekolah di Jateng Sedang Dikaji

Last updated: 25 November 2025 16:41 16:41
Jatengdaily.com
Published: 25 November 2025 08:35
Share
Ilustrasi pelajar. Foto: pixabay.com
SHARE
Ilustrasi pelajar. Foto: pixabay.com

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyatakan, wacana sekolah enam hari selama sepekan untuk SMA/SMK di wilayahnya masih dalam tahap kajian.

Pengkajian itu dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan perguruan tinggi, pakar pendidikan, serta dewan pendidikan.

“Kami menindaklanjuti dinamika yang ramai dibahas di masyarakat dan media sosial, apakah Jateng akan kembali menerapkan lima atau enam hari sekolah,” kata Taj Yasin, seusai memimpin Rapat Evaluasi Jumlah Hari Sekolah per Minggu di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Senin (24/11/2025) dilan sir dari laman humas prov Jateng.

Pihaknya melibatkan berbagai stakeholder, untuk mengkaji dampak dari berbagai aspek. Hasil kajian itu yang akan dijadikan sebagai bahan untuk mengambil kebijakan.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan, usulan mengembalikan sekolah menjadi enam hari sebenarnya sudah lama disampaikan, terutama dari warga di daerah-daerah. Aspirasi itu muncul seiring kekhawatiran masyarakat, terhadap meningkatnya ketergantungan anak pada gawai.

“Ketika anak berada di lingkungan sekolah, dianjurkan tidak menggunakan gawai. Itu sebabnya kami melakukan evaluasi kembali tahun ini,” ungkapnya.

Wagub menegaskan, belum ada keputusan final mengenai jumlah hari sekolah. Seluruh alternatif masih dikaji, termasuk dua opsi penerapan, yakni diberlakukan serentak di seluruh Jawa Tengah, atau melalui pilot project di daerah tertentu.

“Nanti akan diputuskan berdasarkan hasil kajian,” tandas Gus Yasin.

Selain jumlah hari sekolah, rapat juga membahas penyesuaian kurikulum, pemenuhan jam belajar, serta aturan kepegawaian. Pemprov turut melibatkan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk menghitung dampaknya terhadap waktu kerja guru. she 

You Might Also Like

Tingkatkan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pencegahan Penyakit Menular
Ditreskrimsus Polda Jateng Tangkap Pelaku Pencucian Uang di BPR Kudus
Pemkot Semarang Genjot Peremajaan Pompa dan Pengerukan Kolam Retensi
Api Abadi Mrapen Kini Sudah Nyala Kembali, Warga Diminta Turut Menjaga
Normalisasi BKT, 7.800 Bangunan Liar PKL Dibongkar
TAGGED:Wacana 6 Hari Sekolahwagub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?