DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Kabupaten Demak menggelar Liga Desa tingkat kabupaten sebagai bagian dari rangkaian menyongsong peringatan Hari Desa Nasional 2026, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat persatuan antardesa sekaligus mendorong pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, di tingkat akar rumput.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, menjelaskan, Liga Desa 2025–2026 dilaksanakan berlandaskan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024 tentang Hari Desa, serta Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor B-2291/UMM.02.01/XI/2025 tertanggal 11 November 2025 mengenai dukungan dan partisipasi pelaksanaan Liga Desa.
“Pertandingan yang baru perdana digelar ini bertujuan menumbuhkan semangat persatuan, kebersamaan, dan sportivitas antarwarga desa. Selain itu, liga ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan potensi atlet sepak bola desa yang dapat berkembang ke level lebih tinggi,” ungkapnya.
Kompetisi yang digelar di Stadion Sultan Fatah Demak ini diikuti tiga tim sepak bola dari tiga desa. Yakni Desa Pecuk Kecamatan Mijen sebagai Tim A, Desa Jatirejo Kecamatan Karanganyar sebagai Tim B, serta Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang sebagai Tim C.
Kepanitiaan kegiatan melibatkan lintas sektor, terdiri dari Dinpermades P2KB Kabupaten Demak, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora), Kecamatan Bonang, Karanganyar, dan Mijen, serta didukung oleh Tenaga Pendamping Profesional Program P3MD Kabupaten Demak.
Lebih lanjut disampaikan, pertandingan dilaksanakan dengan sistem trofeo. Yakni tiga tim saling berhadapan dalam satu babak.
“Selain itu disyaratkan seluruh pemain merupakan warga desa setempat yang dibuktikan dengan KTP. Dalam setiap pertandingan, pergantian pemain dibatasi maksimal lima orang, dengan durasi permainan dua babak masing-masing 40 menit dan waktu istirahat selama 10 menit,” imbuhnya.
Selain memperebutkan hadiah pembinaan berupa uang tunai, masing-masing sebesar Rp1.500.000 untuk juara pertama, Rp750.000 untuk juara kedua, dan Rp500.000 untuk juara ketiga, tim pemenang juga akan mewakili Kabupaten Demak pada Liga Desa tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Pada saat sama Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Plt Kepala Dinpora Kabupaten Demak, H Agus Musyafak, menyambut baik terselenggaranya Liga Desa tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wahana pembinaan berkelanjutan dan cikal bakal lahirnya atlet sepak bola potensial dari desa-desa di Demak.
Agus Musyafak juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Ia menegaskan tidak boleh ada perselisihan selama pertandingan, terlebih wasit yang diturunkan merupakan perangkat berlisensi resmi. “Sportivitas nomor satu. Jangan menghalalkan segala cara,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua KONI Kabupaten Demak Suryo Hadi Wibowo didampingi Wakil Ketua H Muhammad Ridwan, Camat Bonang Sigit Raharjo, Plt Camat Mijen Slamet Agus Setiyono, serta Camat Karanganyar Ungguh Prakoso, yang bersama-sama memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya Liga Desa Demak 2025–2026. rie-she


