By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: HAB ke-80 Kemenag Digelar di Balai Kota, Semarang Tegaskan Diri Kota Toleran Nasional
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

HAB ke-80 Kemenag Digelar di Balai Kota, Semarang Tegaskan Diri Kota Toleran Nasional

Last updated: 3 Januari 2026 08:45 08:45
Jatengdaily.com
Published: 3 Januari 2026 08:19
Share
Wakil Wali Kota Semarang, H Iswar Aminuddin menjadi inspektur upacara HAB ke-80 Kemenag, di balai kota Semarang, Sabtu 3 Januari 2026.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kota Semarang berlangsung khidmat di halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (3/1/2026).

Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Momentum HAB ke-80 tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis 134 sertifikat wakaf serta 103 sertifikat halal kepada pelaku UMKM Kota Semarang.

Penyerahan ini menjadi wujud nyata peran Kementerian Agama dalam mendukung penguatan ekonomi umat dan kepastian hukum keagamaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, H. Muhtasit, SAg, MPd, hadir didampingi Kasubag Tata Usaha Kemenag Kota Semarang, H Dony Aldise Harahap.

Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang, H Muhtasit SAg MPd didampingi Kasubag TU Kemenag Kota Semarang, Dony Aldise Harahap memberikan keterangan pers. Foto:dok

Upacara juga dihadiri tokoh-tokoh lintas agama dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, LDII, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang.

Upacara diikuti sekitar 1.100 peserta yang terdiri atas guru ASN, penyuluh agama lintas agama, serta penggerak pendidikan madrasah di Kota Semarang.

Dalam keterangannya, H. Muhtasit menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara HAB di Balai Kota Semarang memiliki makna strategis. Ia menyebut, sudah lebih dari 20 tahun peringatan HAB Kemenag dilaksanakan di lingkungan kantor Kementerian Agama.

“Mulai tahun 2026 ini kita dekatkan dengan Pemerintah Kota Semarang. Kementerian Agama selama ini menjadi salah satu kementerian yang aktif mendukung dan memfasilitasi Semarang sebagai kota toleran nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kota Semarang tercatat sebagai kota toleran peringkat pertama di Indonesia untuk kategori jumlah penduduk di atas satu juta jiwa, dengan total penduduk sekitar 1,7 juta. Capaian tersebut menjadi tantangan sekaligus kebanggaan dalam mengelola keberagaman.

Selain itu, Kemenag Kota Semarang juga menegaskan kesiapan mendukung Kota Semarang sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional tahun 2026.
Penunjukan tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan Kanwil Kemenag Jawa Tengah.

“Kami bersama Pemerintah Kota Semarang akan melakukan tahapan-tahapan persiapan agar menjadi tuan rumah yang baik, baik dari sisi penyelenggaraan maupun kualitas kejuaraan,” kata Muhtasit.

Dalam rangkaian HAB ke-80, Kemenag Kota Semarang juga menggelar berbagai kegiatan lintas sektor dan lintas agama, antara lain doa bersama lintas agama, jalan sehat, lomba paduan suara, pasar murah, serta program Kemenag Peduli Pangan dan Lingkungan yang melibatkan UMKM lokal bekerja sama dengan Dinas Pangan.

Menariknya, pasar murah yang digelar hanya dalam waktu sekitar tiga jam langsung diserbu masyarakat hingga seluruh produk UMKM ludes terjual.

Tak hanya itu, peringatan HAB ke-80 juga dilaksanakan secara serentak di berbagai rumah ibadah, seperti masjid, gereja, dan wihara, yang dipandu oleh penyuluh agama lintas agama.

Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan tokoh agama agar pesan kerukunan dapat diteruskan kepada umat masing-masing.

Tahun ini, HAB ke-80 Kementerian Agama mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju.” Tema tersebut menegaskan bahwa kemajuan bangsa harus diawali dengan kerukunan serta kolaborasi antarlembaga.

“Tidak ada program besar yang bisa dijalankan sendiri. Semua harus bersinergi, termasuk dengan Pemerintah Kota Semarang yang selama ini luar biasa dalam memfasilitasi lembaga-lembaga keagamaan,” pungkas Muhtasit.

Upacara HAB ke-80 di Balai Kota Semarang pun menjadi simbol kuat sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga toleransi dan membangun Indonesia yang damai dan maju. St

You Might Also Like

Siapkan Stok BBM Hadapi Libur Panjang Akhir Januari 2025, Pertamina Catat Puncak Nataru 2024 Konsumsi Gasoline Naik 13,4 Persen
Satupena dan PWI Jateng Saling Tukar Buku
Mau Ikutan Mudik Motor Gratis Alias ‘Motis’ Naik Kereta Api, Ini Caranya
Lebih dari 81 Ribu Jemaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air
Ratusan Personil Gabungan Rescuer Basarnas Ikuti Latgab Heli Rescue
TAGGED:Digelar di Balai KotaHAB ke-80 KemenagKota Toleran NasionalSemarang Tegaskan Diri
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?