By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Waspada Ancaman Penyakit di Pengungsian, Kemenkes Fokus Cegah Campak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Waspada Ancaman Penyakit di Pengungsian, Kemenkes Fokus Cegah Campak

Last updated: 9 Januari 2026 05:41 05:41
Jatengdaily.com
Published: 9 Januari 2026 05:41
Share
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat melakukan mengunjungi pengungsian di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh. (Foto: Kemenkes)
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit menular di lokasi pengungsian yang masih menampung ratusan ribu warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara, khususnya penyakit campak.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam Konferensi Pers Update Penanganan Bencana Sumatra di Grha BNPB, Jakarta, Rabu (7/1/2026) menyampaikan selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi, yaitu campak.

“Campak memiliki tingkat penularan yang sangat cepat, sehingga berisiko menimbulkan wabah di lingkungan pengungsian yang padat. Saat ini, Kemenkes telah mengidentifikasi kasus campak di lima kabupaten terdampak,” kata Menkes Budi melalui keterangan resminya dilansir dari laman Infopublik Jumat (9/1/2026).

Lanjutnya deteksi dini dilakukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas, terutama pada anak-anak. Sebagai langkah pencegahan, pemerintah segera menjalankan program imunisasi khusus di wilayah yang terdeteksi sejak minggu ini

Imunisasi difokuskan pada anak-anak di wilayah pengungsian serta daerah dengan risiko penularan tinggi. Upaya pencegahan penyakit menular ini menjadi bagian penting dari penanganan bencana untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat tetap terkendali selama masa pemulihan.

Menkes Budi mengatakan pemantauan penyakit dilakukan setiap hari melalui sistem pelaporan yang terintegrasi. Data tersebut menjadi dasar penyesuaian distribusi obat, tenaga medis, dan tenaga kesehatan. “Berdasarkan hasil pemantauan, penyakit yang paling banyak ditemukan di pengungsian meliputi infeksi saluran pernapasan akut, penyakit kulit, dan diare. Selain itu, obat-obatan kita sesuaikan dengan jenis penyakitnya,” ujar Menkes Budi. she 

You Might Also Like

Malam Tahun Baru, Simpang Lima dan Kota Lama Semarang Ditutup
Wibowo Prasetyo Sebut Tujuh Capaian Program Prioritas Kemenag Lebihi Target
Pekan Pertama November; BNPB Catat 32 Banjir, 9 Orang Meninggal
Kasus Kematian Dosen Untag Semarang, Polisi Polda Jateng AKBP B Ditetapkan Langgar Etik Profesi
Keseruan Presiden Jokowi Ajak Cucunya Berkeliling Malioboro Naik Andong
TAGGED:Budi Gunadi SadikinCampakPengungsian
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?