Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Wilayah Terdampak Banjir

3 Min Read
Pertamina menyiapkan stok LPG di daerah terdampak banjir. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati dalam kondisi aman dan terkendali, meskipun sejumlah wilayah terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah jalur suplai yang terdampak genangan banjir, di antaranya daerah Trengguli, Kabupaten Demak, kawasan Kaligawe dan daerah Pengapon, Kota Semarang, serta jalur lintas Kudus–Jepara–Juwono.

Untuk menjaga kelancaran distribusi energi, Pertamina telah melakukan pengaturan jalur alternatif dan penyesuaian pola pasokan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyampaikan bahwa Pertamina terus melakukan monitoring dan mitigasi pasokan energi di lapangan.

“Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Jepara, Kudus, dan Pati yang terdampak banjir tetap aman. Kami melakukan pengaturan distribusi pada dinihari saat tidak ada kemacetan serta merubah jalur suplai agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi meskipun terdapat kendala akibat banjir,” ujarnya.

Taufiq menjelaskan bahwa Pertamina memberlakukan pengaturan prioritas operasional, khususnya pada distribusi dini hari, dengan memprioritaskan mobil tangki yang menuju wilayah terdampak, serta mengoptimalkan penggunaan jalur alternatif melalui Grobogan–Mranggen guna menghindari genangan banjir.

Untuk menjaga pasokan energi bagi masyarakat, Pertamina juga menyiapkan penambahan pasokan LPG 3 Kg untuk wilayah terdampak banjir Pertamina memberikan penambahan pasokan sejumlah 33.600 tabung untuk Kabupaten Jepara, 29.080 tabung untuk Kabupaten Kudus, dan 37.520 tabung untuk Kabupaten Pati.

Penambahan pasokan fakultatif LPG 3 Kg diilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Dengan pasokan yang mencukupi, diharapkan distribusi LPG tetap lancar dan masyarakat dapat memperoleh LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelas Taufiq.

_SPBU terdampak Banjir Ditutup_
Sementara itu, terdapat beberapa SPBU yang terdampak banjir dan dilakukan penghentian operasional sementara sesuai prosedur keselamatan yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kudus yakni SPBU 43.593.18 – Jl. Lingkar Utara, Bacin, SPBU 44.593.15 – Jalur Pantura Demak–Kudus, SPBU 48.595.05 – Jl. Raya Demak (perbatasan Kudus–Demak).

Pertamina mengarahkan konsumen ke SPBU terdekat yang masih beroperasi sebagai lokasi alih suplai yakni SPBU 44.593.04 Matahari – Jl. Jend. Ahmad Yani, Kudus, SPBU 44.593.01 Prambatan – Jl. Raya Kudus–Jepara, SPBU 44.593.09 Hadipolo – Jl. Raya Kudus–Pati, dan SPBU 44.593.25 Rendeng – Jl. Jend. Sudirman, Kudus.

Terkait kualitas produk, Taufiq menegaskan bahwa seluruh fasilitas terdampak tidak akan dioperasikan sebelum dilakukan pemeriksaan menyeluruh. “Kami memastikan kualitas BBM dan LPG tetap sesuai standar. Setiap SPBU yang terdampak banjir akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum kembali melayani masyarakat,” tutur Taufiq.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan melakukan pemantauan intensif guna memastikan distribusi energi tetap aman, lancar, dan berkualitas di tengah kondisi cuaca ekstrem. St

 

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.