PEKALONGAN (Jatengdaily.com)– KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa pada Selasa (20/1), kecepatan perjalanan kereta api yang melintasi jalur hulu pada petak jalan Pekalongan – Sragi pada jam 10.00 telah ditingkatkan menjadi 40 km/jam, sedang jalur hilir kecepatan 30 km/jam. Kebijakan tersebut diterapkan karena pada jalur hilir masih dilakukan pemantauan dan penanganan lanjutan guna memastikan stabilitas prasarana tetap terjaga.
Peningkatan ini dilakukan setelah dilaksanakan berbagai upaya penanganan serta pemeriksaan prasarana pada lokasi yang sebelumnya terdampak genangan air.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa peningkatan kecepatan tersebut merupakan bagian dari proses pemulihan operasional yang dilakukan secara bertahap, sekaligus menunjukkan progres positif dari upaya normalisasi prasarana yang terus dilakukan para petugas secara intensif.
“Meski peningkatan kecepatan masih dilakukan secara terbatas, hal ini menjadi indikator bahwa kondisi jalur terus menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih stabil, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.
“Keselamatan menjadi prioritas kami. Oleh karenanya kecepatan KA yang melewati jalur KA tersebut masih terbatas dan akan dilakukan peningkatan secara bertahap,” ujar Luqman.
Luqman melanjutkan, untuk perjalanan kereta api keberangkatan awal Daop 4 Semarang sudah normal kembali tidak ada pembatalan perjalanan maupun kelambatan tinggi pada Selasa (20/1).
Kemudian KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan bahwa masih ada pembatalan untuk 2 KA yang melintas Daop 4 Semarang yaitu:
1. KA 7004 Sembrani Tambahan relasi Gambir – Surabaya Pasarturi
2. KA 2B Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasarturi
“Kedua KA tersebut juga melakukan pelayanan naik turun penumpang di Stasiun Daop 4. Kami memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanannya. Para petugas masih terus berupaya melakukan normalisasi jalur KA di Pekalongan-Sragi. Kami berharap jalur dapat dilakukan normalisasi secepatnya sehingga perjalanan KA menjadi normal seperti sedia kala,” tutup Luqman. she
0



