By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dialog Lintas Agama di Demak, Tokoh Agama dan Masyarakat Perkuat Kerukunan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dialog Lintas Agama di Demak, Tokoh Agama dan Masyarakat Perkuat Kerukunan

Jatengdaily.com
Published: 4 Februari 2026 14:23
Share
Dialog Tokoh Lintas Agama di Kabupaten Demak yang berlangsung berkat koordinasi FKUB dan Bakesbangpol Kabupaten Demak. Foto: sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Kabupaten Demak terus memperkuat komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama. Hal itu tercermin dalam Dialog Tokoh Lintas Agama bertema “Peran Toga dan Tomas dalam Merawat Kerukunan Antar Umat Beragama” yang digelar sebagai ruang komunikasi dan kebersamaan.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Demak, Kendarsih Iriani, SH, MH, mewakili Bupati Demak, menyebut Demak sebagai daerah dengan akar budaya dan religius yang kuat. Menurutnya, kerukunan yang selama ini terjaga merupakan modal berharga bagi stabilitas sosial.

“Demak dikenal sebagai daerah yang religius dan berbudaya kuat. Kita patut bersyukur karena mampu menjaga kerukunan, damai, dan saling menghargai,” ujar Kendarsih, Rabu (04/02/2026).

Ia menegaskan, kerukunan tidak boleh dibiarkan berjalan apa adanya, tetapi harus dirawat bersama. Toleransi dan dialog dinilai menjadi kunci utama dalam menyikapi perbedaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kita semua punya tanggung jawab merawat kerukunan ini agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu. Konflik itu bukan takdir, tetapi sering muncul karena kurang komunikasi dan empati,” tegasnya.

Kendarsih juga menyoroti peran strategis Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus menjadi ruang bersama bagi umat beragama untuk bermusyawarah dan mencari solusi atas persoalan masyarakat.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Demak periode 2026–2030, dr Fuad Alhamidi, menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintah saja. Dukungan tokoh lintas agama sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana yang tertib dan sejuk.

“FKUB diharapkan ikut berperan aktif menciptakan kondisi yang harmonis sebagai pondasi utama dalam membangun bangsa dan negara,” kata Fuad.

Ia menambahkan, FKUB merencanakan berbagai kegiatan ke depan, mulai dari dialog langsung ke masyarakat melalui pemantauan lingkungan, hingga program kemanusiaan seperti donor darah dan bakti sosial kebencanaan. Kegiatan ini turut menghadirkan Inspektur Daerah Kabupaten Demak, Kurniawan Arifendi, dan dilandasi Peraturan Bupati Demak Nomor 23 Tahun 2023 tentang Sinergi Penguatan Kerukunan Umat Beragama. rie-she

You Might Also Like

Apel Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar, Bupati dan Kapolres Demak Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Nyaman
Pengawas PAI Raih Doktor Ke-3 Unwahas
Soal Prioritas Penerima Vaksin, Satgas Jamin Nantinya Mudah Diakses Masyarakat
Antisipasi Jalur Demak Banjir, Polri Siapkan Rekayasa Lalin Saat Arus Mudik Lebaran
Kemenag Jateng Imbau Ibadah Natal 2021 Secara Hybrid
TAGGED:Dialog Lintas Agama
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?