JAKARTA (Jatengdaily.com)- Industri sinetron Indonesia kembali diramaikan oleh kisah drama emosional yang menyentuh hati. Sejak tayang perdana pada 9 Februari 2026, sinetron Istiqomah Cinta langsung mencuri perhatian pecinta drama Tanah Air berkat alur cerita yang kuat serta deretan pemain muda berbakat yang terlibat di dalamnya.
Dibintangi Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Cakrawala Airawan, dan Anjani Dina, sinetron ini mengangkat tema pengorbanan, kesetiaan, dan cinta yang diuji oleh keadaan. Chemistry antarpemain menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat cerita terasa hidup dan emosinya sampai ke hati penonton.
Yasmin Napper Perankan Khansa, Perempuan Lembut yang Rela Dipenjara
Istiqomah Cinta mengisahkan perjalanan hidup Khansa, karakter yang diperankan Yasmin Napper. Ia digambarkan sebagai perempuan sederhana, lembut, dan taat beribadah. Namun, kehidupannya berubah drastis ketika ia memutuskan menjalani hukuman penjara selama lima tahun demi menutupi kesalahan Monika, saudara tirinya yang diperankan Anjani Dina.
Pengorbanan besar tersebut menjadi titik awal konflik emosional dalam cerita. Khansa harus memikul beban yang bukan kesalahannya, sekaligus menjaga harga diri dan keteguhan hatinya di tengah situasi yang penuh tekanan.
Dalam wawancara virtual pada Jumat (13/2/2026), Yasmin Napper mengaku peran Khansa menjadi salah satu tantangan terbesar dalam perjalanan kariernya.
“Saya harus mendalami sisi emosional seorang perempuan yang tegar, sabar, namun menyimpan luka batin yang mendalam,” ujar Yasmin.
Arbani Yasiz dan Cakrawala Airawan Perkuat Konflik dan Emosi Cerita
Selain Yasmin, Arbani Yasiz turut menghadirkan warna tersendiri lewat karakter pria setia yang terus memperjuangkan cinta meski dihadapkan pada situasi sulit. Perjuangan cintanya menjadi benang merah yang memperkuat sisi romantis dalam cerita.
Arbani mengungkapkan suasana hangat di lokasi syuting membantu para pemain membangun kedekatan emosional.
“Kebersamaan para pemain di lokasi syuting membuat proses pendalaman karakter menjadi lebih mudah,” kata Arbani.
Sementara itu, Cakrawala Airawan menghadirkan karakter dengan dinamika emosional kuat yang turut memengaruhi perjalanan hidup Khansa. Perannya menjadi elemen penting yang memperkaya konflik dan menambah ketegangan alur cerita.
Anjani Dina sebagai Monika juga tampil dengan karakter yang kompleks. Meski melakukan kesalahan besar, Monika tetap digambarkan sebagai sosok manusiawi yang memiliki sisi rapuh dan konflik batin mendalam.
Tak sekadar menyuguhkan drama yang menguras air mata, Istiqomah Cinta juga membawa pesan moral tentang arti pengorbanan, kesabaran, dan makna cinta yang tulus. Nilai istiqomah—keteguhan dalam menghadapi ujian hidup—menjadi inti dari keseluruhan cerita.
Di tengah dominasi sinetron bertema romansa ringan, Istiqomah Cinta hadir menawarkan kedalaman emosional yang lebih kuat dan relevan dengan realitas kehidupan.
Dengan alur cerita yang menyentuh serta akting solid para pemainnya, Istiqomah Cinta diprediksi menjadi salah satu sinetron yang paling banyak diperbincangkan pada awal tahun 2026. Buyil-she


