By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Hangatnya Halal Bihalal BKKBN Jateng, Ajang Konsolidasi dan Penguatan Spirit Layanan untuk Rakyat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hangatnya Halal Bihalal BKKBN Jateng, Ajang Konsolidasi dan Penguatan Spirit Layanan untuk Rakyat

Last updated: 26 Maret 2026 05:14 05:14
Jatengdaily.com
Published: 26 Maret 2026 05:14
Share
Momentum halal bihalal ini juga menjadi ajang perkenalan resmi Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Ir. Rusman Efendi, MM, di hadapan seluruh jajaran dan mitra kerja.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pemuda, Semarang, Rabu pagi (25/3/2026).

Bukan sekadar seremoni hari pertama masuk kerja pasca-Lebaran 1447 Hijriah, momentum halal bihalal ini menjadi ruang penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengonsolidasikan kekuatan besar program pembangunan keluarga di Jawa Tengah.

Momentum ini juga menjadi ajang perkenalan resmi Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Ir. Rusman Efendi, MM, di hadapan seluruh jajaran dan mitra kerja.

Meski telah menjabat sekitar dua bulan, forum ini menjadi titik awal memperkuat sinergi lintas sektor.

Sebelumnya, Rusman dikenal berpengalaman memimpin di berbagai daerah, mulai dari Banten, Bengkulu, hingga menjadi koordinator di Kalimantan Utara.

Dalam sambutannya, Rusman menegaskan bahwa peran BKKBN bukan sekadar administratif, melainkan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Halal bihalal ini dihadiri Kepala DP3AKB Jateng Dra Ema Rachmawati MHum dan Mitra BKKBN Jateng. Foto:dok

“Tugas kita bukan sekadar urusan di balik meja, tetapi tugas yang langsung menyentuh denyut nadi rakyat,” tegasnya di hadapan ratusan peserta.

Menurutnya, halal bihalal ini tidak hanya menjadi perayaan Idulfitri, tetapi juga dirangkaikan dengan pemantapan program pembangunan keluarga bersama para mitra.

Ia berharap momentum ini menjadi pondasi mental dan spiritual bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan BKKBN Jawa Tengah.

“Dengan modal mental dan spiritual yang kuat, kita bisa menjalankan tugas dengan penuh integritas,” ujarnya.

Rusman menambahkan, pondasi mental yang tangguh akan membantu seluruh jajaran menghadapi berbagai dinamika dan tantangan pembangunan keluarga.

Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya memastikan setiap program benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup keluarga di Jawa Tengah.

Ia pun mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama mempercepat program-program prioritas, seperti program MBG dengan sasaran 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, hingga program Lansia Berdaya.

“Dengan semangat gotong royong, mari kita akselerasikan program-program prioritas ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan halal bihalal ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala DP3AKB Jawa Tengah Dra. Ema Rachmawati, M.Hum, Sekretaris BKKBN Jateng Suwarno, perwakilan Dinas Dalduk Kota Semarang, Juang Kencana, DPD Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Jateng, Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Jateng, Forum GenRe, UPT Balai Diklat KKB Ambarawa, Banyumas, dan Pati, serta jajaran ASN di lingkungan BKKBN Jawa Tengah.

Tausiah Sarat Makna
Kehangatan acara semakin terasa dengan tausiah yang disampaikan KH Dr. M. Fachrurozi, penasihat MUI Jawa Tengah. Dengan gaya khas yang ringan dan mengundang tawa, ia mengajak hadirin melihat tradisi keislaman di Indonesia dari sudut pandang yang unik.

Ia menjelaskan bahwa Islam hadir di Nusantara tidak untuk menghapus budaya, melainkan berakulturasi dan berkembang bersama tradisi yang sudah ada. Salah satu contohnya adalah budaya halal bihalal yang justru tidak ditemukan di negara-negara Arab.

“Kalau pun ada halal bihalal di Arab, kemungkinan yang menyelenggarakan orang Indonesia,” ujarnya disambut tawa hadirin.

Ia juga menyinggung sejumlah istilah yang mengalami pergeseran makna di Indonesia. Misalnya “takjil” yang dalam bahasa Arab berarti ‘menyegerakan’, namun di Indonesia dimaknai sebagai makanan ringan untuk berbuka puasa.

“Ini kesimpulan yang secara bahasa bisa salah, tapi justru membawa manfaat,” katanya.

Hal serupa juga terjadi pada makna tarawih yang sebenarnya berarti santai, namun kerap dipraktikkan dengan cepat oleh sebagian masyarakat. Bahkan, fenomena salat tarawih tercepat pun sempat menjadi konten di media sosial.

Tak kalah menarik, ia mengulas makna Idulfitri yang secara bahasa berarti kembali makan pagi, namun di Indonesia dimaknai sebagai kembali suci.

Begitu pula dengan ungkapan “minal aidin wal faizin” yang sering diartikan sebagai permohonan maaf, padahal bermakna kembali dan meraih kemenangan.

“Ini tidak dipersoalkan, tapi cukup kita nikmati sebagai kekayaan budaya yang membawa kebaikan,” ujarnya.

Di akhir tausiah, KH Fachrurozi mengajak seluruh hadirin untuk tetap istiqamah menjaga keimanan setelah Ramadan.

Ia berharap halal bihalal tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga mampu memperkuat nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Acara pun ditutup dengan saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan makan bersama, mempertegas makna kebersamaan yang menjadi inti dari perayaan Idulfitri.sunarto

You Might Also Like

Bukti Kesungguhan Maju Calon Wakil Walikota Semarang, Mbak Dewi Resmikan Posko Pemenangan
Lawang Sewu Raih Penghargaan Indonesia Museum Awards 2025
Habiskan Malam di Bandung, Ganjar Sapa Komunitas dan Seniman Lukis Jalanan
PSIS Tak akan Lengah Hadapi Persipura Besok
Ganjar Dorong Daerah di Wilayah Perbatasan Kerja Sama Kendalikan Inflasi
TAGGED:Ajang Konsolidasi dan Penguatan SpiritBKKBN JatengHangatnya Halal BihalalLayanan untuk Rakyat
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?