By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kota Semarang akan Gelar Pawai Ogoh-ogoh, Didukung Solidaritas Lintas Daerah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kota Semarang akan Gelar Pawai Ogoh-ogoh, Didukung Solidaritas Lintas Daerah

Last updated: 23 April 2026 18:30 18:30
Jatengdaily.com
Published: 23 April 2026 18:30
Share
Kota Semarang akan kembali merayakan keberagaman melalui Pawai Ogoh-Ogoh yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/4/2026). Foto: Pemkot Semarang
SHARE
SEMARANG (Jatengdaily.com)– Kota Semarang akan kembali merayakan keberagaman melalui Pawai Ogoh-Ogoh yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/4/2026). Acara yang menjadi rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 ini akan menampilkan iring-iringan seni dan budaya lintas etnis dari Balai Kota menuju Simpang Lima.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyatakan bahwa pawai tahun ini tampil lebih megah karena adanya partisipasi aktif dari berbagai wilayah di luar Semarang.
“Tahun ini ada dukungan nyata dari PHDI Jepara, PHDI Kendal, hingga Kelompok Beleganjur dari Jogjakarta yang pada penyelenggaraan sebelumnya tidak ada. Selain keterlibatan kelompok musik tersebut, perbedaan besar tahun ini juga terlihat pada pementasan Sendratari Legenda Rawa Pening sebagai penutup acara di Simpang Lima,” ujarnya.
Pawai tahun ini melibatkan ribuan peserta dengan mengusung semangat sesanti _Memayu Hayuning Bhawono_ untuk menciptakan Semarang yang aman, _Memayu Hayuning Sesami_ untuk Semarang yang toleran, serta _Memayu Hayuning Diri_ sebagai bentuk komitmen toleransi. Hal ini berjalan seiring dengan capaian kota Semarang sebagai peringkat ke tiga Kota Paling Toleran di Indonesia versi SETARA Institute tahun 2026 baru-baru ini.
“Capaian dari SETARA Institute adalah bukti nyata bahwa masyarakat kita sangat terbuka. Warga bisa melihat langsung bagaimana Beleganjur dari berbagai daerah bersanding dengan  rebana, angklung, kuda lumping, leak, Barongsai, sampai Warak Ngendog khas Semarang dalam satu rute yang sama sebagai simbol keindahan dalam perbedaan,” jelasnya.
Pawai akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan menempuh rute dari Jalan Pemuda (depan Balai Kota), melintasi _landmark_ Tugu Muda, Jalan Pandanaran, hingga berakhir di Lapangan Pancasila Simpang Lima. Penetapan rute di jalan-jalan protokol ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk menikmati sajian budaya tersebut secara leluasa.
Agustina mengajak seluruh warga, baik dari kota Semarang maupun luar daerah, untuk datang dan menyaksikan langsung perayaan keberagaman ini.
“Mari kita saksikan dan rayakan bersama momentum ini sebagai pengingat untuk terus merawat harmoni yang sudah menjadi identitas Ibu Kota Jawa Tengah. Pawai ini adalah milik kita semua, tempat di mana seni budaya dari berbagai latar belakang bisa tumbuh dan diapresiasi oleh siapa saja,” pungkasnya. she 

You Might Also Like

Pintu Masuk Internasional Diperketat, Cegah Varian Baru
Polisi Tangkap Enam Pemerkosa Seorang Perempuan
Bu Tejo vs Preman Pasar, Netizen: The Power of Emak-emak, Mewakili Suara Masyarakat
436.986 Pekerja di Jawa Tengah Sudah Terima Bantuan Subsidi Upah
Ratusan Anak Panti Rasakan Keceriaan Ramadan di Saloka Theme Park Lewat Program Salocare
TAGGED:Pawai Ogoh-ogoh
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?