By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hari Pendidikan Nasional, Rektor: USM Bertekad Wujudkan Solusi Nyata
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Hari Pendidikan Nasional, Rektor: USM Bertekad Wujudkan Solusi Nyata

Last updated: 2 Mei 2026 21:49 21:49
Jatengdaily.com
Published: 2 Mei 2026 21:49
Share
Rektor USM Dr Supari ST MT saat menjadi Inspektur Upacara dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman kampus USM pada 2 Mei 2026.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Universitas Semarang (USM) bertekad mewujudkan solusi nyata dalam mendukung program pemerintah.

Hal itu disampaikan Rektor USM Dr Supari ST MT saat menjadi Inspektur Upacara dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman kampus USM pada 2 Mei 2026.

Menurut Rektor, tekad USM mewujudkan solusi nyata tersebut telah sesuai amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi, Brian Yuliarto.

USM juga kampus menjangkau yang tidak terjangkau.

”USM telah memberikan beasiswa kepada 2,5 persen dari jumlah total mahasiswa aktif. Artinya, USM telah berkontribusi memberikan beasiswa kepada mahasiswa sebesar Rp 1,5 miliar per tahun. Amanat dari Menteri Pendidikan Tinggi bahwa tidak boleh ada anak bangsa yang tertinggal karena kondisi ekonomi, geografis, maupun keterbatasan sosial,” katanya.

Dia mengatakan, riset Indonesia diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan publikasi, tetapi juga melahirkan inovasi, industri, dan solusi. Untuk itu, fokus riset nasional diarahkan ke dalam dua pendekatan utama, yaitu program riset prioritas yang memperkuat pemerataan dan menjawab kebutuhan dasar masyarakat, serta program riset strategis yang berfokus pada bidang-bidang kunci masa depan.

”USM telah membentuk lembaga riset dan pengabdian yakni Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Para dosen telah berkontribusi dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang hasil penelitian dan pengabdiannya berdampak kepada masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam amanatnya yang disampaikan Rektor USM Dr Supari ST MT, Menteri Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi, Brian Yuliarto mengatakan, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna ilmu pengetahuan. Indonesia harus menjadi pencipta ilmu.

”Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arah yang jelas: Indonesia harus melahirkan ilmuwan kelas dunia, bahkan peraih Nobel dari anak bangsa sendiri. Untuk itu, Kementerian menyiapkan Indonesia Road to Nobel Laureate 2045, sebuah upaya
terstruktur dan berkelanjutan dalam membina talenta unggul sejak dini, memperkuat pendidikan riset berkelas dunia, hingga ekosistem sains nasional,” kata Brian Yuliarto.

Dia menuturkan, transformasi pendidikan membutuhkan partisipasi semesta. Negara, kampus, industri, masyarakat, keluarga, pendidik, peneliti, dan generasi muda, semuanya adalah arsitek masa depan Indonesia.

”Kepada para pendidik, tenaga kependidikan, dan peneliti di seluruh penjuru negeri, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Di ruang kelas, laboratorium, desa, kampus, dan pelosok Indonesia, saudara-saudara sedang menanam masa depan,” ungkapnya.

Untuk para mahasiswa dan generasi muda, katanya, Menteri minta teruslah belajar, jangan takut bermimpi besar.

”Jadilah pembelajar yang kritis, pencipta gagasan, dan pemecah masalah. Masa depan Indonesia Emas tidak diwariskan, melainkan dibangun melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen untuk terus maju,” tandasnya. St

You Might Also Like

FTIK USM dan PT Teknologi Aplikasi Sejahtera Sepakat Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
Tim PkM USM Sosialisasi Pembagian Waris Islam ke Warga Penggaron Lor
Pengukuhan Guru Besar Adies Kadir Oleh Unissula Dihadiri 78 Pejabat Tinggi, dari Mbak Puan, Kapolri, dan Menteri
Integrasi Stakeholder di Desa Gempolan Karanganyar Dibutuhkan untuk Optimalkan Potensi Lokal
Lulusan ITEKES Cendekia Utama Kudus Banyak Yang Bekerja di Luar Negeri
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?