By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Jejak Sultan Fatah dan Sunan Kalijaga Hidup Kembali di Pisowanan dalam Rangka Grebeg Besar Demak
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Jejak Sultan Fatah dan Sunan Kalijaga Hidup Kembali di Pisowanan dalam Rangka Grebeg Besar Demak

Last updated: 12 Mei 2026 17:10 17:10
Jatengdaily.com
Published: 12 Mei 2026 17:10
Share
Bupati dr Hj Eisti'anah bersama Sesepuh Kadilangu H RM Cahyo Imam Santoso berfoto bersama jajaran kepala OPD Pemkab Demak. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa dalam agenda Pisowanan Grebeg Besar Demak 2026. Tradisi turun-temurun yang mempertemukan jajaran Pemerintah Kabupaten Demak dengan keluarga besar ahli waris Sunan Kalijaga itu kembali menjadi pengingat kuatnya hubungan ulama dan umara yang telah terjalin sejak masa Kesultanan Demak.

Sesepuh Kadilangu, H RM Cahyo Imam Santoso menuturkan, tradisi pisowanan sejatinya merupakan warisan leluhur yang sarat makna. Hubungan Sultan Fatah sebagai pemimpin pemerintahan dengan Sunan Kalijaga sebagai penasehat spiritual menjadi fondasi penting dalam perjalanan sejarah Demak.

“Pisowanan balasan dari yang dilaksanakan bupati pekan lalu ini budaya yang sudah dilakukan sejak zaman Sultan Fatah kepada Sunan Kalijaga. Dari dulu ulama dan umara saling mengisi lewat nasehat dan silaturahmi,” ujar Cahyo Imam Santoso, Selasa (12/05/2026).

Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan keberkahan masyarakat. Terlebih ia meyakini, budaya silaturahmi yang diwariskan Sunan Kalijaga membawa dampak positif dalam kehidupan sosial.

“Saling silaturahmi memudahkan kerja, rejeki, dan membawa berkah. Tradisi ini harus terus dijaga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihak Kadilangu juga menyampaikan harapan agar kawasan wisata religi Demak semakin tertata. Cahyo Imam Santoso mengusulkan pembangunan trotoar, taman, hingga lampu penerangan di jalur penghubung makam Sunan Kalijaga menuju Masjid Agung Demak agar para peziarah merasa nyaman saat berjalan kaki.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Demak Eisti’anah mengaku bersyukur dapat menerima langsung keluarga besar ahli waris Sunan Kalijaga. Ia menyebut silaturahmi itu menjadi energi tersendiri bagi pemerintah dalam menjaga tradisi budaya dan religi khas Kota Wali.

“Mewakili Pemkab Demak kami menyampaikan sugeng rawuh. Ini sebuah kebanggaan bagi kami bisa menerima langsung keluarga besar ahli waris Sunan Kalijaga,” kata Eisti’anah.

Ia juga meminta doa restu dari para sepuh agar seluruh rangkaian Grebeg Besar berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat Demak. “Dengan doa dan nasehat para sepuh, yang sulit bisa menjadi mudah dan kita semua selalu dilindungi Allah SWT,” tutur Bupati.

Terkait penataan akses wisata religi, Bupati menjelaskan bahwa konsep penghubung Kadilangu dan Masjid Agung Demak sebenarnya sudah masuk pembahasan program pengembangan kawasan “segitiga emas”. Namun, pemerintah daerah saat ini masih memfokuskan anggaran untuk penanganan banjir dan rob yang menjadi persoalan utama wilayah Demak.

Selain mempertahankan nilai sakral tradisi, Pemkab Demak juga terus melakukan inovasi agar Grebeg Besar semakin menarik sebagai destinasi wisata budaya nasional. Mulai dari arak-arakan prajurit patang puluhan hingga tumpeng songo, seluruh rangkaian dikemas lebih hidup agar dapat dinikmati masyarakat luas. rie-she

You Might Also Like

Gerakan Pramuka Harus Jadi Bagian Upaya Peningkatan Kualitas Generasi Muda
29 Wisudawan Komunikasi Unissula Lulus Cepat
Tol Semarang-Demak Seksi II akan Dibuka Fungsional 18 November 2022
Pemilu Demokratis, Masyarakat Madani Terwujud
Debit Air Sungai Jajar Demak Minim, Aliran Air Bersih ke Pelanggan Ngitir
TAGGED:grebeg besar demak
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?