Wali kota Agustina Apresiasi Guru Nasima Semarang Juarai Lomba Cipta Mars MTQ Nasional

3 Min Read
Sri Husodo, Guru Seni Musik SMP Nasima Semarang, berhasil meraih Juara I Lomba Cipta Lagu/Mars MTQ Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia.Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kota Semarang kembali menorehkan kebanggaan jelang penyelenggaraan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31. Sri Husodo, Guru Seni Musik SMP Nasima Semarang, berhasil meraih Juara I Lomba Cipta Lagu/Mars MTQ Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas capaian membanggakan tersebut.

Menurutnya, kemenangan ini menjadi penanda kuat bahwa penyelenggaraan MTQ Nasional tahun ini benar-benar kental dengan identitas Kota Semarang.

“Ini kabar yang sangat membanggakan. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Sri Husodo atas prestasi luar biasa ini. Kita patut bersyukur, karena tuan rumahnya Kota Semarang, pemenangnya juga putra terbaik Kota Semarang. Ini semakin menegaskan bahwa MTQ Nasional ke-31 nanti benar-benar bernuansa Semarang, bukan hanya tempat penyelenggaraannya, tetapi juga ruh kreatif yang mengiringinya lahir dari kota ini,” ujar Agustina pada Rabu (20/5).

Ia menilai, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Kota Semarang memiliki sumber daya kreatif yang mampu menghadirkan karya inspiratif untuk panggung nasional.

Sri Husodo, yang akrab disapa Dodo, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap mars ciptaannya dapat memberi semangat bagi seluruh peserta MTQ Nasional dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya bersyukur, senang bisa juara satu. Karya itu nantinya bermanfaat karena MTQ Nasional akan dilaksanakan di Kota Semarang September mendatang, dan lagu itu Insyaa Allah akan digunakan untuk acara tersebut,” ujar guru seni musik SMP Nasima tersebut.

Dodo menjelaskan, mars yang ia ciptakan membawa semangat membangun generasi Qur’ani yang selaras dengan tema *Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi*.

“Spiritnya menyemangati generasi Qur’ani. Nilai-nilai Al-Qur’an sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan dan semesta raya. Semua itu saya masukkan ke dalam marsnya,” jelasnya.

Ia berharap lagu tersebut mampu menginspirasi peserta untuk menebar kebaikan.

“Harapannya lagu itu bisa menginspirasi banyak orang, terutama menyemangati peserta MTQ seluruh Indonesia. Dengan mendengarkan lagu itu, peserta bisa semangat menebar kebaikan di muka bumi sesuai temanya,” imbuhnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari upaya memperluas syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni yang inspiratif sekaligus membangun kebersamaan.

“Kementerian Agama berharap, ke depan semakin banyak karya kreatif yang lahir dari masyarakat untuk mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan membangun. Lomba ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dakwah dan kreativitas dalam menyongsong MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah,” tandasnya. St

Share This Article