By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Wali Kota Agustina Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran untuk Warga Semarang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Wali Kota Agustina Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran untuk Warga Semarang

Last updated: 18 Juni 2026 14:33 14:33
Jatengdaily.com
Published: 18 Juni 2026 14:33
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Foto: dok/pemkot
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah penting guna memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan ekonomi benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Kota Semarang, Kamis (18/6/2026).

Agustina menegaskan bahwa manfaat terbesar dari Sensus Ekonomi adalah tersedianya data yang akurat untuk membantu pemerintah menghadirkan program yang lebih tepat sasaran, mulai dari penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan warga.

“Ketika data ekonomi masyarakat tercatat dengan baik, pemerintah bisa melihat kebutuhan yang sesungguhnya di lapangan. Dengan begitu, program bantuan usaha, pelatihan, akses permodalan, hingga penciptaan peluang kerja dapat diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan,” ujar Agustina.

Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali ini akan mendata seluruh aktivitas usaha di Indonesia, mulai dari usaha rumahan, pedagang kecil, UMKM, hingga perusahaan besar. Pendataan tersebut akan menghasilkan gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian masyarakat, sektor usaha yang berkembang, serta potensi ekonomi yang masih perlu didorong.

Bagi masyarakat Kota Semarang, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang kebijakan yang lebih responsif. Pelaku UMKM dapat memperoleh dukungan yang lebih sesuai dengan kebutuhan usahanya, investor dapat melihat potensi ekonomi daerah dengan lebih jelas, sementara pemerintah memiliki pijakan yang kuat untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata.

“Setiap data yang diberikan masyarakat akan menjadi dasar dalam merancang kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan warga. Karena itu, semakin lengkap data yang diperoleh, semakin tepat pula program yang bisa disiapkan pemerintah,” jelasnya.

Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, Kota Semarang memiliki peran strategis dalam menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi. Data yang dihasilkan dari Kota Semarang tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi tingkat provinsi maupun nasional.

Agustina menambahkan, Sensus Ekonomi juga menjadi peluang untuk memastikan keberadaan usaha-usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat dapat terpetakan dengan lebih baik. Dengan data tersebut, pemerintah dapat menyusun program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang siap bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mensosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Kolaborasi ini penting agar seluruh pelaku usaha memahami bahwa partisipasi mereka akan memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi daerah di masa depan.

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar, untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Data yang diberikan hari ini akan membantu pemerintah menghadirkan kebijakan yang lebih tepat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tegas Agustina.

Masyarakat juga tidak perlu khawatir mengenai keamanan informasi yang disampaikan. Seluruh data yang dikumpulkan oleh BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, Pemkot Semarang berharap tersedianya data ekonomi yang semakin berkualitas sehingga pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran, kesempatan usaha dan kerja semakin terbuka, serta kesejahteraan masyarakat Kota Semarang terus meningkat dari waktu ke waktu. she 

You Might Also Like

Kenaikan Elektabilitas 9,7 Persen untuk Prabowo Dipertanyakan Pengamat
Jalankan Program Jogo Santri, Lima Pesantren Terima Bantuan
USM Lanjutkan Penjajakan Kerja Sama dengan Pertamina Integrated Terminal Semarang
Seminar Ekonomi Kreatif, Prof Kesi: Kalau Mau Sukses Harus Kreatif
Esensi Kampanye Pudar, Mendorong Mahasiswa Unnes Lakukan Riset Komunikasi Gimik Politik
TAGGED:Sensus Ekonomi 2026Wali Kota Agustina
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?