Merayakan Kreativitas Tanpa Batas: Saloka Fest 2026 Lahirkan Talenta Musik Baru Lewat Ajang ‘Saloka Mencari Musik’

6 Min Read
Eros Candra, Danny Agung Nugroho, Agustinus Haryanto, dan Anggara (pemenang Saloka Mencari Musik) berdialog dengan wartawan sebelum peluncuran lagu di Arena Jejogetan. Foto: dok

TUNTANG (Jatengdaily.com) – Memasuki musim liburan sekolah yang dinanti-nanti, Saloka Theme Park kembali menghadirkan gebrakan istimewa melalui gelaran tahunan bertajuk Saloka Fest Urban Culture 2026.

General Manager Saloka Theme Park, Agustinus Haryanto mengakui, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan kali ini terasa jauh lebih spesial karena sekaligus menjadi momentum perayaan hari ulang tahun (HUT) Saloka yang ke-7.

Rangkaian kemeriahan yang sejatinya telah berdenyut sejak Februari 2026 ini akhirnya mencapai puncaknya pada bulan Juni ini, menyuguhkan ruang interaksi yang hangat bagi sesama komunitas dan para pengunjung.

​Saloka Fest 2026 bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan wujud nyata kontribusi aktif Saloka dalam menyediakan ruang ekspresi bagi komunitas kreatif.

Salah satu program unggulan yang berhasil menyedot perhatian publik adalah kompetisi Saloka Mencari Musik. Melalui ajang ini, manajemen Saloka sukses menjaring talenta-talenta potensial dari berbagai daerah untuk ikut menyumbangkan karya orisinal mereka.

​”Tujuan utama dari dibukanya ajang ‘Saloka Mencari Musik’ ini adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi komunitas pencipta lagu untuk berkarya. Di sisi lain, program ini juga menjadi strategi kami dalam memperluas promosi melalui medium lagu, sehingga masyarakat luas bisa semakin mengenal dan dekat dengan Saloka,” ujar Danny Agung Nugroho, perwakilan dari Manajemen Saloka.

​Antusiasme para musisi lokal terbukti sangat luar biasa. Hanya dalam waktu satu bulan sejak pendaftaran dibuka, panitia mencatat sebanyak 103 karya lagu yang masuk ke meja registrasi. Proses kurasi dan seleksi pun berlangsung ketat serta bertahap selama satu bulan penuh demi menyaring materi-materi terbaik.

Sentuhan Profesional Eros Candra dan Adaptasi Teknologi AI

​Untuk memastikan kualitas karya yang terpilih, Saloka menggandeng musisi legendaris tanah air, Eros Candra, gitaris dari band Sheila On 7, sebagai mentor sekaligus juri utama.

Menurut Eros, proses akurasi dan pemilihan lagu ini dilakukan beberapa kali hingga mengerucut menjadi 10 besar, sebelum akhirnya berkoordinasi dengan pihak Saloka untuk menentukan tiga pemenang utama.

​Eros mengungkapkan bahwa dari ratusan karya yang masuk, terdapat materi dan kualitas produksi yang sangat bagus. Fenomena menarik juga terlihat dengan masuknya lebih dari lima karya yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses produksinya.

Menanggapi hal tersebut, sang musisi kawakan memandang perkembangan teknologi ini dengan bijak.

​”Kehadiran teknologi AI saat ini memang tidak bisa kita hindari, dan itu sama sekali tidak masalah. Bagi saya, yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa membawakannya dengan baik. Saya tetap sangat menghargai kreativitas mereka, walaupun di dalamnya menggunakan bantuan AI,” jelas Eros Candra.

​Eros juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Danny Agung Nugroho selaku perwakilan manajemen Saloka karena telah menginisiasi wadah yang mampu mempertemukan dan membina para pemusik muda potensial ini. Wadah seperti ini dinilai sangat penting demi keberlangsungan masa depan ekosistem musisi lokal.

Peluncuran Tiga Lagu Pemenang di Arena Jejogetan

​Tepat pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Arena Jejogetan Saloka, manajemen secara resmi meluncurkan tiga lagu dari pemenang Saloka Mencari Musik.

Ketiga lagu ini dinilai sangat merepresentasikan berbagai genre musik dan memiliki karakteristik yang fleksibel, sehingga sangat cocok untuk diputar di sudut mana pun di dalam area taman rekreasi Saloka.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kreativitas mereka, masing-masing pemenang berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta.

​Ketiga karya terbaik yang resmi diperkenalkan kepada publik tersebut adalah:

​”Pasar Malam” – karya kelompok Jambore, yang diluncurkan langsung di panggung Arena Jejogetan.

​”Weekend” – karya kedua persembahan dari Rivera Kalimantan yang membawakan nuansa segar.

​”Ceria Tiada Habisnya” – karya ketiga dari Anggara Musiklab, musisi berbakat asal Wonogiri yang juga dinobatkan sebagai juara utama.

Kesan Pemenang dan Harapan Masa Depan

​Anggara, sang juara dari Wonogiri yang membawakan lagu “Ceria Tiada Habisnya”, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia dan bangganya saat ditemui usai acara.

Ia mengaku motivasi utamanya mengikuti kompetisi ini adalah agar bisa bertemu dan belajar langsung dari talenta musik yang jauh lebih berpengalaman.

​”Setelah dinyatakan terpilih, kami harus berkolaborasi. Jujur, awalnya sempat merasa waswas dan tegang saat dimentori langsung oleh Mas Eros Candra, mengingat beliau adalah musisi besar yang sangat berpengalaman bersama Sheila On 7.”

“Namun, ini menjadi pengalaman yang luar biasa berharga bagi kami. Dampak positifnya pun langsung terasa, salah satunya followers media sosial kami langsung meningkat pesat. Saya sangat terkesan dan berharap bisa berkolaborasi lagi dengan Saloka di masa mendatang,” ungkap Anggara penuh semangat.

​Menutup momentum peluncuran ini, pihak manajemen Saloka yang diwakili oleh Dani berharap agar ketiga lagu pemenang ini dapat segera viral di tengah masyarakat.

Dengan hadirnya karya-karya musik yang segar dan penuh keceriaan ini, diharapkan nama Saloka Theme Park akan semakin moncer, terkenal, dan senantiasa menjadi tempat liburan pilihan utama bagi keluarga Indonesia. St

 

Share This Article