By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hujan Abu Letusan Merapi Mengarah ke Magelang
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hujan Abu Letusan Merapi Mengarah ke Magelang

Jatengdaily.com
Published: 27 Maret 2020 18:29
Share
Letusan Gunung Merapi Jumat (27/3/2020) pukul 10.56 WIB. Foto: dok. BPPTKG
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (27/3/2020) pukul 10.56 WIB disertai dengan kolom yang cukup tinggi yakni 5 kilometer. Letusan terekam di seismograf dengan amplitudo 75 mm dan durasi 7 menit.

Menurut Hanik Humaida, Kepala BPPTKG dalam keterangan tertulisnya, awan panas diperkirakan terjadi sejauh 2 km di sektor Selatan – Tenggara. VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) diterbitkan dengan kode warna Merah.

“Angin saat kejadian letusan mengarah ke Barat Daya. Hujan abu dilaporkan terjadi dalam radius 20 km dari puncak terutama pada sektor Barat menjangkau wilayah kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Hujan abu bercampur pasir halus dilaporkan terjadi di wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang yang berjarak sekitar 15 km dari puncak Gunung Merapi.

Dijelaskan Hanik, letusan tidak didahului prekursor yang jelas. Seismisitas pada tanggal 26 Maret 2020 terdiri dari gempa MP 2 kali dan RF 1 kali. Demikian juga deformasi tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. “Data observasi ini menunjukkan bahwa menjelang letusan tidak terbentuk tekanan yang cukup kuat karena material letusan didominasi oleh gas vulkanik,” katanya.

Diungkapkan, kejadian letusan semacam ini masih dapat terus terjadi sebagai indikasi bahwa suplai magma dari dapur magma masih berlangsung. Ancaman bahaya letusan ini berupa awanpanas dan lontaran material vulkanik dengan jangkauan < 3 km berdasarkan volume kubah yang sebesar 291.000 m3 berdasarkan data drone 19 Februari 2020. “Masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 km dari puncak G. Merapi,” jelasnya. yds

You Might Also Like

Inisiasi Program Sosial di Tengah Pandemi, 10 Komunitas Lolos Babak Final SGCC 2021
Jokowi Tunjuk Tito Karnavian Jadi Plt Menko Polhukan
KPID Jateng Sebut Tayangan Kekerasan Masih Dominasi Siaran Sepanjang Tahun 2024
Gus Qoyyum akan Sampaikan Tausiyah Istighotsah Tiga Masjid
Pertama di Indonesia, PLN Produksi Green Hydrogen 100 Persen dari EBT Kapasitas 51 Ton Per Tahun
TAGGED:bpptkggunung merapi erupsi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?