SEMARANG (Jatengdaily.com) – Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, SE, MM, mengajak seluruh mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang untuk aktif merawat kebhinekaan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, inklusivitas, keadilan, serta dialog terbuka di lingkungan kampus.
Pesan kebangsaan tersebut disampaikan saat beliau memberikan kuliah umum bertema “Kebhinekaan di Kampus” di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untag Semarang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Grha Kebangsaan ini merupakan bagian dari rangkaian Pengenalan Program Studi dan Kemahasiswaan (PRODIKEM).
Dalam pemaparannya, Dyah Kartika menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
”Perguruan tinggi adalah kawah candradimuka untuk membentuk mahasiswa yang mampu menghargai perbedaan, memperkuat persatuan, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang inklusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai kebhinekaan harus diwujudkan secara nyata melalui sikap saling menghormati, kesetaraan kesempatan, dan keterbukaan dalam bertukar gagasan. Dengan fondasi tersebut, mahasiswa diharapkan siap berkolaborasi di tengah masyarakat yang majemuk.
Pada kesempatan yang sama, Dekan FISIP Untag Semarang, Prof. Dr. Dra. Rini Werdiningsih, MS, menyambut hangat kehadiran Bupati Kendal. Menurutnya, kegiatan PRODIKEM tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan akademik kampus, tetapi juga memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu-isu sosial, kebangsaan, dan dinamika pembangunan daerah.
Perkuat Sinergi Kampus dan Pemkab Kendal
Selain memaparkan pentingnya moderasi dan toleransi, Dyah Kartika turut mengenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Kendal di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kawasan industri yang tengah berkembang pesat.
Menurutnya, potensi besar daerah tersebut membuka peluang kolaborasi yang luas dengan perguruan tinggi, terutama dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM), penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penyusunan rekomendasi kebijakan pembangunan.
Sinergi strategis antara Untag Semarang dan Pemerintah Kabupaten Kendal sendiri telah diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan kokoh bagi kampus untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui kuliah umum ini, para mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menyerap keilmuan di ruang kelas, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kebhinekaan, mengasah pemikiran kritis, dan menumbuhkan kepedulian sosial demi kemajuan bangsa dan daerah. St



