By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Satu Orang PDP Asal Kecamatan Slawi Meninggal Dunia, Punya Riwayat dari Jakarta
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Satu Orang PDP Asal Kecamatan Slawi Meninggal Dunia, Punya Riwayat dari Jakarta

Last updated: 7 April 2020 17:34 17:34
Jatengdaily.com
Published: 7 April 2020 17:34
Share
Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Tegal dokter Joko Wantoro alam siaran persnya. Foto: Jatengdaily.com/wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)- Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, yang dirawat di RSUI Harapan Anda, Kota Tegal meninggal dunia hari Selasa (7/4/2020) pagi tadi sekitar pukul 03.00 WIB. PDP berjenis kelamin perempuan, berusia 59 tahun ini diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta yang merupakan wilayah pandemi Covid-19.

Keterangan tersebut disampaikan Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Tegal dokter Joko Wantoro hari Selasa (7/4/2020) pagi ini.

Kasus meninggalnya PDP ini adalah kasus ketiga di Kabupaten Tegal. Joko mengungkapkan jika penyebab pasti kematiannya belum bisa diputuskan karena masih harus menunggu hasil tes swab. “Tes swab pada pasien sudah dilakukan tapi sampai dengan pagi ini hasilnya belum kami terima”, katanya.

Joko menambahkan, pertama kali PDP masuk ke rumah sakit hari Sabtu (4/4). Selain mengalami gejala klinis yang identik dengan penderita Covid-19, dari hasil pemeriksaan lanjutan seperti foto toraks, diketahui pasien menderita pneumonia dan ada riwayat penyakit penyerta atau komorbid yaitu tuberkulosis paru. “Seperti yang sudah pernah saya jelaskan sebelumnya, secara medis, keberadaan komorbid pada seseorang yang jika terinfeksi virus Corona menjadikan daya tahan tubuhnya semakin lemah dan sakitnya bertambah parah”, katanya.

Namun demikian, untuk menegakkan diagnosa, pihaknya tetap harus menunggu hasil tes swab. Sementara untuk pemakaman jenazah sudah dilakukan pagi tadi oleh tim medis khusus dengan disaksikan satu orang anggota keluarganya di TPU Dukuh Sembung Slawi.

Untuk mengantisipasi risiko penularan, Joko menyampaikan, sesuai prosedur yang berlaku, pihaknya akan melakukan rapid test pada kontak erat, terutama yang dari lingkungan keluarganya. wing-she

You Might Also Like

Komplotan Perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar Ditangkap di Bandung
Dukung Infrastruktur Digital, PLN Icon Plus dan PT BPR Bank Bantul Jalin Kerja Sama
Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Dempet Sosialisasi Lima Pilar STBM
Geisha Isi Sountrack Film Single Part 2
Ketua Satgas Covid-19 Apresiasi Kontribusi Dunia Usaha
TAGGED:Jubir Corona Joko WantoroPDP di Slawi meninggal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?