SEMARANG (Jatengdaily.com) – Diskon bayar PBB sebesar 15 persen untuk bulan April 2020 disambut antusias masyarakat. Hari ke-2 sesudah pengumuman tersebut, antrean di Kantor PBB Wilayah III Puspowarno Semarang Barat, ramai, hingga sampai tembus 100-an.
Namun karena waktu yang cukup singkat, loket buka dari pukul 07.00 hingga pukul 10.00 WIB membuat masyarakat yang akan bayar pajak PBB kecewa. Sebab, saat akan membayar loket sudah tutup hanya pukul 10.00 WIB saja.
Anggota DPRD Kota Semarang Dyah Ratna Harimurti melihat kondisi pembayaran pajak PBB dengan waktu yang cukup singkat tersebut agar untuk pelayanan masyarakat waktu perlu ditambah.
“Untuk pelayanan bayar PBB waktunya perlu ditambah hingga pukul 12.00 WIB. Apalagi, antusias masyarakat luar biasa untuk bayar PBB terkait dengan pemberian diskon oleh Pemkot Semarang,” tegas Dyah Ratna, anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Kamis (16/4/2020).
Dia menilai upaya pemerintah untik mengurangi beban ekonomi masyarakat sungguh luar biasa. Tentunya, komisi D sangat mendukung, masyarakat juga sangat terbantu, terbukti dengan antusias warga pada antrean kemarin.
Di sisi lain, mewabahnya virus Corona, yang perlu mendapat perhatian lebih saat ini adalah keamanan karena akhir-akhir ini banyak laporan mulai marak lagi pembegalan dan penjambretan. Hal ini, diakui anggota FPDIP ini, entah karena napi adanya kriminal yang dibebaskan atau desakan ekonomi, sehingga rawan tindak kejahatan. Jalan-jalan yang semula banyak PKL sekarang mulai sepi, sehingga banyak terjadi kejahatan. Ugl–st


