By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Berantas Narkoba, BNN Diminta Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Berantas Narkoba, BNN Diminta Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat

Last updated: 24 Juni 2020 20:53 20:53
Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2020 20:53
Share
Tim BNN Provinsi Jateng audiensi ke rumah dinas wagub di Jalan Rinjani. Foto:dok/humas Pemprov
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah terus berupaya bekerja sama dengan Pemprov dalam upaya memberantas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, salah satunya menggandeng pondok pesantren di Jateng.

Akibat pandemi Covid-19, kegiatan seperti sosialisasi dan lainnya yang beberapa waktu lalu berjalan dan selalu dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun sempat terhenti. Ke depan jika sudah memungkinkan dan diizinkan untuk dilakukan sosialisasi, kegiatan semacam itu direncanakan akan dilakukan lagi.

Saat audiensi dengan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di rumah dinas Jalan Rinjani, Rabu (24/06), BNN Jateng yang diwakili Kasi Intel Kunarto, Kabid Brantas Kombes Arif Dimjati, Kabid P2M Susanto dan Kabid Rehab Teguh Susanto menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan melalui kerja sama yang baik antarpihak terkait.

Kasi Intel Kunarto mengatakan pihaknya berharap BNN bisa masuk dan menggandeng pondok pesantren di Jateng untuk pemberantasan narkoba. “Memang sudah ada beberapa pesantren yang khusus untuk merehabilitasi dan sudah kerjasama dengan BNN, kita ingin lebarkan lagi. Karena pernah ada kasus pengedar dan pemakai tinggal di pesantren, kami butuh kerjasama semua pihak,” ujarnya.

BNN, imbuhnya, juga meminta Wagub untuk membantu mendorong proses penyusunan perda inisiatif, fasilitasi pencegahan, pemberantasan, dan penanggulangan peredaran narkoba yang sedang disusun Pansus DPRD Jateng.

“Kan BNN juga membina pesantren-pesantren maupun yayasan yang konsen di bidang rehabilitasi pecandu narkoba bisa kita sambungkan lagi. Kita aktifkan lagi. Bisa membentuk satgas khusus di pesantren terkait pemberantasan narkoba,” paparnya.

Dalam upaya pemberantasan, penanggulangan dan pencegahan narkoba, Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin meminta BNN juga melibatkan tokoh agama dan masyarakat. “Sosialisasi harus terus kita lakukan, kalau perlu gandeng tokoh-tokoh agama dan masyarakat untuk turut serta mennyosialisasikan bahaya narkoba, terutama pada anak-anak muda,” katanya. st

You Might Also Like

Tidak ada Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut
Imunisasi Salah Satu Upaya Cegah Pneumonia
Tangani COVID-19 Kota Semarang Pakai Format Jalan Tengah
Dua Petani Tertimbun Longsor di Lereng Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia
Pastikan Exit Tol di Ngaliyan Jadi Dibangun, Mbak Ita Segera Koordinasi dengan Jasa Marga
TAGGED:berantas narkoba harus libatkan pesantrenBNN Provinsi JatengGandeng tokoh agama dan masyarakatperda inisiatif pemberantasan narkoba
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?