Koordinator Pencegahan Tim Gugus Tugas Kendal Wahyu Yusuf Akhmadi . Foto: humas

KENDAL (Jatengdaily.com)– Pasar tradisional menjadi salah satu lokasi yang diwaspadai sebagai tempat penularan COVID-19.

Hal ini juga terjadi di Kendal. Pasar Kangkung ditutup selama tiga hari, mulai Selasa (23/6/2020) sampai Kamis (25/6/2020), menyusul ditemukannya satu kasus positif Corona atau COVID-19.

Seluruh pintu masuk pasar diberi garis pengaman oleh Satpol PP dan pintu utama masuk pasar diberi spanduk. Hal tersebut dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) COVID-19 Kabupaten Kendal, usai ditemukannya seorang pedagang yang positif Corona.

Koordinator Pencegahan Tim Gugus Tugas Kendal Wahyu Yusuf Akhmadi menyampaikan, penutupan pasar selama tiga hari lantaran adanya kasus COVID-19 yang telah terkonfirmasi. Selanjutnya, pasar akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan dan akan dilakukan penataan.

“Selama tiga hari akan dilakukan penutupan, termasuk penataan seperti penambahan sarana cuci tangan, sekaligus mulai mengawasi protokol kesehatan dengan menertibkan penggunaan masker,” jelas Wahyu, Selasa (23/6/2020).

Ditambahkan, adapun hasil dari tracking yang telah dilakukan, terdapat 44 orang yang telah melakukan kontak kepada pasien tersebut.

“Hari ini direncanakan 10 orang yang kerap melakukan kontak akan dilakukan rapid test,” imbuhnya.

Pasar Kangkung, lanjutnya, merupakan pasar ketiga yang ditutup, di mana sebelumnya juga dilakukan penutupan di Pasar Pagi dan Pasar Gladag. she