By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Cegah Gereja jadi Cluster COVID-19, Mahasiswa KKN Undip Gelar KBKS
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cegah Gereja jadi Cluster COVID-19, Mahasiswa KKN Undip Gelar KBKS

Last updated: 10 Agustus 2020 18:56 18:56
Jatengdaily.com
Published: 10 Agustus 2020 18:56
Share
Sosialisasi protokol kesehatan di gereja di Temanggung oleh mahasiswa KKN Undip. Foto: dok
SHARE

TEMANGGUNG (Jatengdaily.com) – Pandemi COVID-19 yang merebak di Indonesia membuat banyak sisi kehidupan yang terhambat. Salah satunya ialah di bidang kerohanian. Pemerintah sendiri telah mengeluarkan edaran untuk larangan berkegiatan di tempat ibadah, baik itu masjid, gereja maupun klenteng.

Memasuki era new normal, ada beberapa aturan yang dilonggarkan. Salah satunya diperbolehkannya tempat ibadah dibuka namun harus mengikuti aturan protokol kesehatan. Hal ini digunakan mahasiswa KKN UNDIP Periode 2020 yaitu Yekholia Maoureenth, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, untuk mengajak para jemaat di gereja mengikuti dan patuh pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Kegiatan pengabdian yang bernama “KBKS” (Kita Berjarak,Kita Selamat) mengajak para jemaat gereja untuk senantiasa melakukan physical distancing baik di lingkungan gereja maupun di luar lingkungan gereja. Kurang lebih 10-12 orang yang hadir dalam kegiatan itu mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga jarak, batas kita untuk saling menjaga jarak dan hal-hal apa saja yang perlu dihindari untuk mencegah rantai penyebaran virus corona.

Tidak hanya itu saja, juga diperlihatkan video yang menunjukkan seberapa besar risiko seseorang terkena virus corona bila tidak mengindahkan gerakan untuk menjaga jarak dan menggunakan masker.

Pada akhir kegiatan sendiri diberikan games seputar pentingnya menjaga jarak yang disebut games PCG. Games PCG “Physical Distancing Carterian Games” diciptakan oleh KPM seikhlasnya (inspirasi dari youtube) menjadi aktivitas penutup yang membuat seru dan menarik di sore hari itu. Kurang lebih dua jam yang dihabiskan oleh para pemuda gereja GPdI Shiloh untuk mengenal program KBKS ini.

“Harapannya program yang ada ini membuat jemaat mampu menaati protokol kesehatan yang diberikan, terutama seputar jaga jarak ya. Karena kadang kita lupa untuk menjaga jarak aman terutama bila sudah berada bersama teman di lingkungan gereja maupun di tempat umum,” ungkap Yekholia Maoureenth pada saat acara berlangsung.

Dan salah satu peserta kegiatan sore itu juga menyampaikan bahwa dirinya menjadi mengetahui pentingnya untuk menerapkan protokol kesehatan, bila tidak maka bisa saja kitalah yang menjadi pembawa virus yang membahayakan orang disekitar kita. Yekholia Maoureenth-yds

You Might Also Like

Akira Higashiyama Jadi Pelatih Timnas Putri U-19 Indonesia
Segera Perbaiki Sistem Pendidikan Kejuruan
Jakarta Genting Covid-19, BNPB dan Anis Lakukan Koordinasi
Peduli Pendidikan, SIG Bangun Fasilitas Sekolah di Pasuruan dan Bogor
Kang Emil Dukung Milenial Pelaku Industri Kreatif di Jateng
TAGGED:cegah gereja cluster covid-19kkn mahasiswa undiptemanggung
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?