By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: BPBD Perlu Siapkan Strategi Antisipasi La Nina
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

BPBD Perlu Siapkan Strategi Antisipasi La Nina

Jatengdaily.com
Published: 11 Oktober 2020 15:17
Share
Ilustrasi. Fenomena La Nina berpotensi bencana banjir. Foto: wing
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Menghadapi fenomena La Nina langkah-langkah harus disiapkan dari tingkat provinsi hingga kota/kabupaten. Selain itu tentu kesiapsiagaan di tingkat administrasi desa dan kelurahan.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan Minggu (11/10/2020) menjelaskan BNPB telah meminta pihak BPBD kabupaten dan kota untuk melakukan beberapa langkah strategi.

Dikatakan Lilik, langkah pertama, rapat koordinasi kesipasiagaan menghadapi La Nina. Beberapa hal yang diharapkan untuk dibahas yaitu mengenai sosialisasi daerah rawan bencana, memastikan camat, lurah dan kepala desa untuk melakukan kesiapsiagaan di daerah masing-masing, memastikan organisasi perangkat daerah mempersiapkan sumber daya dalam kesiapsiagaan serta operasional pusat pengendali operasi (pusdalops) di BPBD.

“Kedua, pihak BPBD dan instansi terkaut melakukan simulasi field training exercise sesuai dengan rencana kontinjensi yang ada. Lilik tidak lupa menyampaikan rencana tersebut juga perlu memasukkan konteks ancaman bahaya lain, seperti COVID-19.”

Ditambahkan, untuk ketiga, menghimpun dukungan sumber daya, khususnya sukarelawan dan dukungan lain. Keempat, Susur sungai yang bertujuan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya. Kelima, menetapkan tempat evakuasi berbasis protokol Kesehatan.

Demikin juga pada kesiapsiagaan di tingkat provinsi, Lilik meminta BPBD di tingkat provinsi untuk melakukan rapat koordinasi, khususnya menghadapi La Nina. Ia meminta seluruh pemerintah provinsi untuk memastikan seluruh bupati dan walikota untuk melakukan kesiapsiagaan di setiap daerah.

“Memastikan seluruh organisasi perangkat daerah provinsi sudah mempersiapkan sumber daya dalam mendukung kesiapsiagaan,” pesan Lilik.

Kemudian, BPBD dan mitra terkait melakukan simulasi table top exercise sesuai dengan rencana kontinjensi yang sudah disiapkan serta menghimpun sukarelawan dan dukungan lain di tingkat provinsi.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, beberapa provinsi di Indonesia sudah memasuki musim hujan dan perlu mewaspadai hujan di atas normal. Ia menyampaikan bahwa dampak intensitas curah hujan di atas normal yang dipengaruhi fenomena La Nina tidak sama di setiap wilayah. yds

You Might Also Like

Jelang Akhir Masa Jabatannya, Junaedi Jamasan Kereta Kencana
Wali Kota Semarang Galang Kekuatan ASN Bantu Pekerja Rentan
Sudah Analisa Permainan, PSIS Siap Ladeni Arema FC
Nakes akan Divaksinasi Dosis Ketiga dengan Moderna
Waspadai, Kekurangan Oksigen dalam Darah Bisa Ganggu Kesehatan
TAGGED:bnpbbpbdla nina
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?