SEMARANG (Jatengdaily.com) – Menyinggung mengenai penanganan COVID-19, Doni Monardo sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengajak seluruh penggiat PRB (Pengurangan Risiko Bencana) agar dapat bersinergi bersama-sama mengurangi tingkat risiko di setiap daerah. Menurut Doni, risiko ancaman COVID-19 dapat meningkat apabila pemegang peranan penting di daerah lalai dan abai.
“Banyaknya daerah dengan risiko sedang jangan sampai membuat kita lalai sehingga daerah tersebut menjadi risiko tinggi. Upaya yang harus kita lakukan untuk membuat daerah dengan risiko tinggi dan sedang menjadi rendah sedangkan daerah yang tidak ada Covid-19 tetap terjaga,” jelas Doni pada puncak acara Peringatan Bulan PRB 2020 yang dihelat di Ruang Sebaguna Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta pada Selasa (13/10/2020).
Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus dan meningkatnya risiko di tiap-tiap daerah, maka diperlukan upaya-upaya pencegahan dengan tiga hal, yakni Iman, Aman dan Imun.
Adapun tiga hal tersebut harus dilakukan dan dalam hal ini masyarakat harus menjadi ujung tombak dalam rangka pencegahan penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19, sedangkan tim medis adalah garda terakhir.
“Pencegahan dengan 3 hal utama menghindari Covid 19 yakni Iman, Aman, dan Imun. Iman dengan menjalankan ibadah sesuai agama; Aman dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan; dan Imun dengan olahraga teratur, istirahat cukup, tidak panik, dan makanan bergizi,” jelas Doni. yds


