By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hari Santri, Wagub Berikan Penghargaan 15 Duta Ponpes
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hari Santri, Wagub Berikan Penghargaan 15 Duta Ponpes

Last updated: 22 Oktober 2020 16:44 16:44
Jatengdaily.com
Published: 22 Oktober 2020 16:44
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyerahkan penghargaan kepada 15 duta pondok pesantren se-Jawa Tengah bertepatan dengan Peringatan Hari Santri 2020, Kamis (22/10/2020).

Penghargaan tersebut berupa uang pembinaan Rp125 juta dan jogo santri kit senilai Rp8 juta per duta pondok pesantren tersebut. Pemberian penghargaan tersebut dilakukan melalui seleksi penerapan protokol kesehatan di pondok pesantren atau Jogo Santri mulai dari administrasi, penilaian video, dan pengecekan langsung di lapangan. Dari sekitar 193 peserta se-Jawa Tengah, diambil 15 pondok pesantren yang terbaik.

Yakni Ponpes Maslakul Huda (Pati), Balekambang (Jepara), Tanbihul Ghofilin (Banjarnegara), Tahfidz Al Hamidiyah (Pati), Walindo Manba’ul (Pekalongan), Riyadhotut Thalabah (Rembang), Nida Al Quran (Temanggung), Sabilurrasyad (Kendal), Sunan Gunung Jati Kismantoro (Wonogiri), Al Uswah (Kota Semarang), Life Skill Daarun Najaah (Kota Semarang), Khozinatul Ulum 1 (Blora), PP MIBS (Kebumen), Al Falah Tejosari (Temanggung) dan PPTQ Darussalam (Jepara).

“Ke depan, duta pondok pesantren ini bisa secara bersama-sama menularkan atau bersosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan atau jogo santri ke seluruh pondok pesantren, terutama di Jawa Tengah,” ujar Gus Yasin, sapaan akrab Wagub, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya, pondok pesantren membutuhkan arahan dari pemerintah terkait dengan upaya pencegahan Covid-19.“Kalau di Jawa Tengah sudah ada 15 duta pondok pesantren, diharapkan bisa memberikan pembinaan bagi pondok pesantren di Jawa Tengah yang lain,” jelas Gus Yasin.

Dalam kesempatan itu, Wagub menceritakan tokoh Islam yang berjasa di bidang kesehatan yakni Ibnu Sina. Selain itu, ia juga mengingatkan perjuangan KH Hasyim Asy’ari melawan penjajah.

“Temanya Santri Kuat Indonesia Kuat, maka itu santri diingatkan bahwa pernah punya Ibnu Sina yakni pahlawan dari kalangan santri. Nah, dari sini santri untuk bisa berperan dalam melawan Covid-19 dengan segala keterbatasannya. Mbah KH Hasyim Asy’ari juga pernah mengeluarkan resolusi jihad melawan penjajah, kalau saat ink alangkah baiknya jika dari pesantren muncul resolusi jihad melawan Covid-19,” tuturnya.

Pengurus Pondok Pesantren Diyadhotut Thalabah Rembang, Ihda Khullatil Mardiyah mengatakan, pihaknya mengikuti seleksi duta pondok pesantren dengan menyiapkam beberapa hal. Di antaranya, aturan protokol kesehatan, administrasi, dan pembuatan video.

“Kita ikut seleksi mulai pengumpulan berkas, pembuatan video, dan sampai didatangi panitia lamgsung,” katanya.

Di pondok pesantrennya memang sudah menerapkan protokol kesehatan. Mulai pendaftaran santri baru secara daring, hingga cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak di tiap kegiatan di pondok pesantren.

“Selalu jaga jarak kalau mengaji dan solat. Kita juga ada pos kesehatan di pondok,” lanjutnya.Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Nida Al Quran Temanggung, M Afham menuturkan, penghargaan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pondok pesantren.

“Ini bentuk kepedulian dari pemerintah sekaligus keseriusan dalam mengembangkan pendidikan di pondok pesantren,” ungkapnya.

Afham berharapan, dunia pendidikan pondok pesantren ke depan lebih baik dan mampu menunjukkan prestasi.“Pesantren memang harus lebih baik,” tandasnya. she

You Might Also Like

Tim Pengabdian Masyarakat Magister Hukum USM Bagikan Hand Sanitizer di Kelurahan Sendangmulyo
Lomba Cipta Lagu Nusantara, Kodam Jayakarta Berharap Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme
Menyalakan Harapan Baru: GATI Dorong Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Wujudkan Transparansi, Semarang Raih Nilai Sempurna dalam Uji Visitasi Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik 2022
Paranormal Mbak You Meninggal Dunia, Denny Darko Ucapkan Selamat Jalan
TAGGED:Hari Santritaj yasinwagub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?