By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masa Pandemi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Kajian Online
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masa Pandemi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Kajian Online

Last updated: 24 Oktober 2020 12:10 12:10
Jatengdaily.com
Published: 24 Oktober 2020 12:10
Share
Kajian online yang digelar mahasiswa KKN UIN Walisongo. Foto: dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang mengadakan kajian online kitab Bulughul Maram Bab Sedekah, yang disiarkan secara langsung melalui live instagram @KKN_posko33.

Bulughul Maram merupakan sebuah Kitab kumpulan Hadits karya Ibnu Hajar Al-Asqalani, yang terdiri dari beberapa Bab, salah satunya yaitu Bab Sedekah. Acara ini merupakan salah satu program kerja dari Pendidikan Agama dan Dakwah. (Selasa, 20/10/2020)

Kegiatan kajian online diisi oleh pemateri Ali Septa Anggun Nugraha selaku pengurus Pondok pesantren Al-Hikmah, Pedurungan Lor, Semarang. Dipilihnya Bab Sedekah, bertujuan agar masyarakat terutama teman teman mahasiswa mampu memahami dan menerapkan kebiasaan perilaku bersedekah.

“Banyak orang yang kurang memahami esensi bersedekah, seperti halnya bersedekah jika memiliki uang yang berlebih, atau bersedekah jika sudah merasa kaya, menurut narasumber bersedekah yang lebih utama adalah ketika kita tidak memiliki apa apa namun kita masih tetap bersedekah atau berbagi. Karena bersedekah merupakan sebuah perilaku yang menjadi kebiasaan untuk selalu berbagi semampu kita dan sebisa kita di manapun dan kapanpun, dengan mengharap ridho Allah SWT,” kata Ali Septa Anggun selaku pemateri pada kajian online ini.

Ahmad Nafis Syahbana selaku penanggung jawab program kerja kelompok 33 mengatakan untuk memudahkan dan mengurangi kerumunan massa, maka acara ini dilakukan melalui media platform instagram karena dirasa lebih mudah untuk diakses.

“Instagram saat ini sangat populer ditengah masyarakat dan dirasa lebih mudah diakses dari pada paltform lain, dan tentunya aman dari kerumunan. Dipilihnya Bab Sedekah, agar masyarakat terutama teman teman mahasiswa mampu memahami dan menerapkan kebiasaan perilaku bersedekah,” ungkapnya.
Penulis: Nafis,Shinta-yds

You Might Also Like

Promosi Wayang Limbah, CCEP Indonesia Dorong Kreativitas Daur Ulang Sampah Plastik
Penanganan COVID-19 di DKI Tetap Berjalan
UI Beri Penghargaan Kota Semarang sebagai Kota Paling Berkelanjutan di Bidang Tata Ruang dan Infrastruktur
Penataan Permukiman Perkotaan Butuh Pendekatan Sosial
Turut Harumkan Indonesia, Timnas U-23 Muhammad Ferrari dan Daffa Ternyata Anggota Polri
TAGGED:kajian onlinekkn uin walisongosemarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?