By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tingkat Konsumsi Ikan di Jateng Rendah, DKP Distribusikan ke Pedalaman
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkat Konsumsi Ikan di Jateng Rendah, DKP Distribusikan ke Pedalaman

Last updated: 15 Mei 2019 14:11 14:11
Jatengdaily.com
Published: 15 Mei 2019 14:11
Share
Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Tingkat konsumsi ikan di Provinsi Jawa Tengah masih tergolong rendah. Di tahun 2018 saja, tingkat konsumsi ikan di provinsi ini hanya 29,19 kg/kapita/tahun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro menerangkan, dibanding daerah lain, tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah memang masih tergolong rendah. Di Jawa Timur misalnya, tingkat konsumsi ikan sudah mencapai 36 kg/kapita/tahun dan Nasional 51,5 kg/perkapita/tahun.

“Padahal di Jawa Tengah ini memiliki luas laut sebesar 1,640.000 hektar dengan hasil perikanan baik yang dari nelayan tangkap maupun nelayan budidaya sebanyak 956.000 ton ikan tiap tahunnya,” kata Fendiawan, Rabu (15/5/2019).

Untuk meningkatkan konsumsi ikan kepada masyarakat, pihaknya telah melakukan terobosan-terobosan. Yang sudah berjalan adalah mendistribusikan ikan-ikan segar dari pantai-pantai Jawa Tengah menuju daerah pedalaman.

“Di pedalaman itu tingkat konsumsi ikan sangat rendah, hanya sekitar 22 kg pertahun. Untuk itu kami memiliki program pengiriman ikan langsung dari pantai menuju pedalaman. Yang sudah berjalan di Surakarta dengan pengirman 20 ton perbulan,” tambahnya.

Selain itu, program-program sosialisasi untuk gemar makan ikan juga terus digalakkan. Ada pula program pembinaan untuk melakukan pengolahan makanan berbahan dasar ikan.

“Yang terbaru, kami berencana untuk membuat surat edaran kepada Taman Kanak-Kanak, Paud untuk wajib menyediakan menu ikan. Selain itu, sekolah-sekolah lain juga kami sarankan untuk makan ikan. Kalau instansi, kami harap dalam setiap acara selalu menyediakan menu ikan,” terangnya.

Dengan berbagai cara itu, Fendiawan optimis tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah akan berangsur meningkat. Di tahun ini, pihaknya menargetkan tingkat konsumsi ikan menjadi 30 kg perkapita/per tahun. adri-she

You Might Also Like

Tanggulangi Wabah Corona Mahasiswa MTE Unissula Ciptakan Chamber Otomatis
Operasional Ramah Lingkungan, SG Raih Penghargaan Industri Hijau 2022 dari Kemenperin
Bulan K3 Nasional 2023, Karyawan SBI Ikuti Jalan Sehat dan Pungut Sampah Bersama
Jelang Nataru, Saloka Hadirkan Kampung Natal dan Suguhkan 25 Wahana Hiburan
Ganjar Dukung Pemberantasan Mafia Tanah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?