By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mendikbud Izinkan Sekolah Tatap Muka, Komisi X Beri Tanggapan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mendikbud Izinkan Sekolah Tatap Muka, Komisi X Beri Tanggapan

Jatengdaily.com
Published: 22 November 2020 08:04
Share
Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberi lampu hijau kepada sekolah-sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka mulai awal tahun 2021 mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim juga telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal tersebut melalui siaran di YouTube resmi Kemendikbud.

Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Yoyok Sukawi meminta sekolah-sekolah untuk menjalankan instruksi pemerintah pusat yakni dengan menerapkan protokol kesehatan apabila sudah berani menggelar pembelajaran tatap muka.

“Kami di Komisi X berpesan kalau memang sekolah mau menggelar tatap muka, protokol kesehatan harus ketat dan disiplin. Tidak ada tawar menawar terkait hal itu. Sekolah harus menyediakan tempat cuci tangan, kamar mandi yang bersih, dan mungkin stok masker supaya keselamatan murid-murid dan guru menjadi hal yang diutamakan,” kata Yoyok Sukawi, Sabtu (21/11/2020).

“Kalau pemerintah sudah memperbolehkan di awal 2021, maka dari sekarang sekolah yang sekiranya sudah berani harus mempersiapkan semuanya. Jadi di awal tahun sudah siap. Dinas Pendidikan di daerah juga harus memberi pengawasan,” tambah lelaki yang juga CEO PSIS ini.

Selain itu, Yoyok Sukawi menegaskan bahwa restu dari orang tua murid jadi salah satu hal utama untuk pertemuan tatap muka. Ia ingin semua pihak mengikuti instruksi dari pemerintah bahwa pembelajaran tatap muka sudah disetujui oleh pemerintah daerah, kepala sekolah, dan orang tua murid.

“Jangan ada pemaksaan dalam rencana pembelajaran tatap muka. Kalau memang ada orang tua murid belum setuju, sekolah juga harus tetap mempersiapkan pembelajaran secara virtual. Kapasitas kelas juga jangan melebihi 50 persen,” pungkas Yoyok. zia-she

You Might Also Like

Tiga Hari Dibuka, Pendaftar CPNS Baru 322 Orang
Bersama Bhayangkari Kapolres Demak Bagikan Ratusan Takjil di Alun-alun
Capai Nilai Rp 2,51 T, Mentan Apresiasi Kinerja Ekspor Pertanian Jawa Tengah
Demak Raih Dua Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik
Bangkitkan Sektor Pariwisata, Telkom dan Injourney Kembangkan Tourism Collaborative Platform
TAGGED:pendidikan lurung dimulai 2021Yoyok Sukawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?