By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Libur Akhir Tahun Dipangkas, Perlu Solusi untuk Pelaku Wisata
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Perlu Solusi untuk Pelaku Wisata

Last updated: 7 Desember 2020 16:26 16:26
Jatengdaily.com
Published: 7 Desember 2020 16:26
Share
Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi X DPR Yoyok Sukawi menilai pemangkasan libur akhir tahun 2020 ini sebagai solusi terbaik, di tengah masih tingginya angka penyebaran COVID-19.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator Pemberdayaan Kemanusian dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy telah mengumumkan secara resmi pemangkasan tiga hari dalam libur akhir tahun.

Menurut Yoyok Sukawi yang di Komisi X bermitra dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pemangkasan libur akhir tahun sebenarnya cukup berdampak pada pendapatan pelaku wisata.

Apalagi selama ini libur akhir tahun merupakan waktu yang selalu dinantikan oleh para pelaku wisata untuk meraup pendapatan yang jumlahnya tidak sedikit.

“Keputusan pemangkasan libur akhir tahun kami rasa sebagai salah satu solusi terbaik. Mau tidak mau, suka tidak suka, walaupun sebenarnya sangat berdampak pada pelaku wisata, semua pihak mungkin harus legawa. Bisa dibilang sebenernya akhir tahun merupakan saat yang tepat untuk pelaku wisata melakukan panen,” kata Yoyok Sukawi Senin (7/12/20).

Namun, Yoyok Sukawi juga meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf untuk menyiapkan solusi terbaik bagi pelaku wisata. Pasalnya akhir tahun esok tetap masih ada hari libur walaupun jumlahnya tidak sebanyak rencana semula.

“Pemerintah harus hadir untuk pelaku wisata. Besok akhir tahun sebenarnya masih ada hari libur yang lumayan, yang mepet dengan Natal dengan Tahun Baru. Di situ Kemenparekraf harus segera melakukan koordinasi dengan dinas pariwisata di daerah,” tambah Yoyok Sukawi.

“Seperti misalnya pemerintah membekali pelaku pariwisata dengan alat penunjang protokol kesehatan atau pun melakukan campaign liburan aman. Jadi pelaku pariwisata juga masih dapat pendapatan dan aman dari penyebaran COVID-19, walaupun mungkin tidak bisa panen seperti biasanya,” pungkasnya. zia-yds

You Might Also Like

Penimbun Masker di Jateng Bakal Ditindak
Cegah Klaster Tahun Baru, Kabupaten dan Kota Diminta Tingkatkan Koordinasi
Undip Tambah Delapan Guru Besar
Pastikan Pengerjaannya, Presiden Tinjau Proyek Rekonstruksi Jalan Rusak di Lampung Tengah
Bandara Soedirman Purbalingga Jadi Feeder Umrah
TAGGED:Komisi XI DPR RIlibur akhir tahunpelaku wisata terdampakYoyok Sukawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?