By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Geliatkan Perekonomian, Pelaku Pariwisata di Semarang Peroleh Dana Hibah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Wisata

Geliatkan Perekonomian, Pelaku Pariwisata di Semarang Peroleh Dana Hibah

Last updated: 14 Desember 2020 08:46 08:46
Jatengdaily.com
Published: 14 Desember 2020 08:46
Share
Salah satu objek wisata di Kota Semarang, Sampookong. Foto: dok/jd
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyalurkan dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada sejulam pelaku usaha pariwisata di Ibu Kota Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Dengan adanya stimulan yang bersumber dari APBN, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menyakini, pariwisata di Kota Semarang dapat berangsur bangkit dari titik nadir, setelah terdampak pandemi virus Covid-19.

Salah satu caranya, diharapkan dana hibah yang diberikan oleh pemerintah pusat tersebut dapat dimaksimalkan untuk mengangkat performance unit usaha di sektor wisata pada masa pandemi ini, terkhusus dalam melengkapi sarana pendukung protokol kesehatan.

Kota Semarang sendiri pasca fokus pada pengembangan sektor pariwisata di bawah kepemimpinan Hendi, berhasil mencatatkan sejumlah tren positif pertumbuhan ekonomi beberapa tahun terakhir. Dengan laju pertumbuhan ekonomi 6,86% pada tahun 2019, Kota Semarang mampu menekan angka kemiskinan hingga titik terendah sepanjang sejarah berdirinya kota lumpia, yaitu di angka 3,86%. Tak hanya itu, Hendi berhasil mendorong angka investasi hingga titik tertinggi sebesar 36,5 triliun selama tahun 2019, melalui sumbangsih terbesar dari sektor pariwisata.

Sehingga dengan sejumlah capaian tersebut, Wali Kota Semarang tetap optimis menetapkan fokus pembangunan pada sektor wisata, meski terganggu oleh adanya pandemi covid-19. “Kita ini belum mencapai finish dalam pembangunan sektor pariwsata di Kota Semarang. Maka meski kali ini kita masih ada dalam situasi pandemi, Insya Allah, Bismillah, nanti ekonomi di sektor pariwisata bisa kembali memuncak pada bulan Maret 2021,” tutur Hendi. “Kita masih punya beberapa harapan terkait dengan sektor pariwisata di Kota Semarang. Salah satunya dengan menarik wisatawan di daerah yang crowded,” ungkapnya, dalam siaran persnya, Senin (14/12/2020)..

Untuk itu Hendi meminta kepada seluruh perlaku usaha pariwisata di Kota Semarang, untuk memaksimalkan pemanfaatan dana hibah dari pemerintah pusat, guna menyempurnakan penerapan protokol kesehatan.

“Dana hibah tersebut sebaiknya digunakan untuk meningkat performance usaha,” tekan Hendi. “Dan di tahun depan kami juga siapkan bus amphibi serta jembatan kaca di Tinjomoyo untuk menjadi daya tarik baru. Sejumlah objek wisata milik Pemerintah Kota Semarang juga kita upayakan untuk bisa lebih siap,” tegasnya. she

You Might Also Like

Lawang Sewu Kembali Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19
Kota Lama Berpeluang Peroleh Sertifikasi World Heritage
Bukit Melogi Cinta di Lereng Gunung Slamet yang Syahdu
Deswita Mulai Maping Objek, Disbudpar Bedah Potensi Wisata Pudakpayung
Manjakan Pengunjung Kota Lama dengan Smart City
TAGGED:dana hibah pariwisatapemkot salurkan dana hibahWalikota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?