By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Selain Nakes, Pemerintah Diminta Prioritaskan Vaksin COVID-19 untuk Guru
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Selain Nakes, Pemerintah Diminta Prioritaskan Vaksin COVID-19 untuk Guru

Last updated: 15 Desember 2020 16:52 16:52
Jatengdaily.com
Published: 15 Desember 2020 16:52
Share
Ilustrasi
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi menyarankan kepada pemerintah pusat untuk memprioritaskan guru dan tenaga pendidik setelah tenaga kesehatan untuk vaksinasi COVID-19.

Menurut legislator dari Partai Demokrat ini, guru merupakan salah satu garda terdepan dalam melayani masyarakat di bidang pendidikan. Oleh sebab itu, vaksin prioritas kepada guru menjadi sangat penting mengingat sudah ada wacana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperbolehkan pembelajaran tatap muka di awal tahun 2021.

“Setelah tenaga kesehatan seperti dokter, perawat dan lain sebagainya yang telah berupaya mengatasi Covid-19, guru merupakan salah satu profesi yang harus diprioritaskan untuk diberi vaksin dan dibiayai oleh negara mengingat peran guru-guru di Indonesia yang menjadi salah satu pengabdi untuk publik,” kata Yoyok Sukawi, Selasa (15/12/20).

“Apalagi kalau di awal tahun 2021 sudah diperbolehkan oleh Kemendikbud untuk pembelajaran tatap muka. Maka salah satu cara menanggulangi penyebaran COVID-19 di lingkup pendidikan dengan memberi vaksin prioritas kepada guru yang berkehendak dan mau untuk diberi vaksin,” imbuhnya.

Namun, Yoyok Sukawi juga meminta kepada pemerintah untuk memastikan terlebih dahulu 1,2 juta dosis vaksin yang tiba dari Tiongkok untuk uji klinis supaya memastikan keamanan vaksin tersebut.

“Sebelum itu semua, pemerintah harus memastikan keamanan vaksin itu sendiri. Kita sebagai bagian Rakyat Indonesia juga ikut mendoakan supaya uji klinis berlangsung lancar dan vaksin tersebut benar-benar aman,” pungkas Yoyok Sukawi. zia-yds

You Might Also Like

Warga Senang Dapat Miliaran dari Ganti Untung Lahannya untuk Jalan Tol Solo-Jogya
Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada 2020 akan Ditindak Tegas
KKN UPGRIS Kelompok 105 Lakukan Penyuluhan Stunting di Desa Laban Kendal
Menjadi Pembicara Konferensi di California State University, Wali Kota Semarang Perkenalkan SAN PIISAN
Dinperkim Demak Gelontorkan BKK 2025 Rp 38,180 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Desa
TAGGED:guruKomisi X DPRvaksin covid-19Yoyok Sukawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?