By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tenaga Kesehatan yang Belum Divaksinasi Masuk Status Tunda
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tenaga Kesehatan yang Belum Divaksinasi Masuk Status Tunda

Last updated: 6 Februari 2021 12:12 12:12
Jatengdaily.com
Published: 6 Februari 2021 12:12
Share
Dwi Susetyo, Kepala Seksi Surveillan dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang. Foto: Humas Magelang
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com) – Kabupaten Magelang telah melaunching vaksinasi covid-19 pada 25 Januari 2021. Program vaksinasi tahap pertama ini diprioritaskan untuk SDM kesehatan karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan serta memiliki resiko tertinggi terpapar covid-19.


“Kendati demikian, ada beberapa halangan yang menyebabkan sebagian dari mereka belum divaksin,” demikian diungkapkan Dwi Susetyo, Kepala Seksi Surveillan dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang pada Konferensi Pers di ruang Command Center, dilansir, dari laman Magelang, Sabtu (2/6/2021).


Sasaran vaksinasi SDM kesehatan Kabupaten Magelang pada Januari 2021 berjumlah 3.457. Dengan penjabaran terinput pada sistem sumber daya manusia kesehatan sejumlah 3.446, terdaftar di satu data vaksinasi dan mempunyai e-tiket berjumlah 2.972.


“Adapun capaian vaksinasi riil sejumlah 2.137 atau 71,93% dan capaian vaksinasi di satu data vaksinasi sebanyak 1.927 atau 64,74%,” papar Dwi.
“Mereka yang belum divaksin termasuk ke dalam status tunda, dan secepatnya ketika mereka sembuh langsung akan divaksin,” imbuhnya.


Kendala yang terjadi pada vaksinasi tahap pertama diantaranya karena hipertensi 44,30% dan penyebab utama yaitu adanya kecemasan sehingga tensinya naik. Disusul dengan batuk pilek 22,36%, kolesterol 10,54%, kadar gula 8,86%, demam 5,48%, gangguan pencernaan 4,64%, dan hiperteroid 3,79%.


Pemerintah Kabupaten Magelang masih mengupayakan tenaga kesehatan yang belum divaksin agar segera divaksinasi. Sebab, pada Senin (8/2/2021) akan dilaksanakan penyuntikan vaksin kedua tahap pertama.
“Dan dilanjutkan penyuntikan vaksin pertama untuk tahap kedua dengan sasaran petugas atau pejabat yang bekerja di sektor publik,” pungkasnya. she

You Might Also Like

Olla Ramlan Berhijab Karena Panggilan Allah
Pembangunan Infrastruktut IKN Sudah Dimulai, Diharapkan akan Tarik Investor
Polda Jateng Tetapkan Sembilan Tersangka Terkait Kasus Mafia Tanah
Semen Gresik Komitmen Gerakkan Potensi Ekonomi Desa dengan Bangun Akses Air Bersih di Wilayah Ring 1
Ini Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula
TAGGED:Masuk Status Tundatenaga kesehatanvaksinasiyang Belum Divaksinasi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?