By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hasil Panen Cabai dan Tomat Selo Boyolali Berlimpah, Bisa Memasok ke Solo Raya
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hasil Panen Cabai dan Tomat Selo Boyolali Berlimpah, Bisa Memasok ke Solo Raya

Last updated: 7 Juni 2021 16:28 16:28
Jatengdaily.com
Published: 7 Juni 2021 16:28
Share
Petani di Selo Boyolali saat mulai menanam cabai dan tomat, dan kini sudah mulai masuk masa panen. Foto: yanuar
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Tak sia-sia para petani di lereng Gunung Merapi kawasan Selo Kabupaten Boyolali menanam cabai dan tomat beberapa waktu terakhir ini. Kini mereka menikmati hasil dengan panenan yang melimpah, di antaranya di Desa Tlogolele.

Para petani di Desa Tlogolel memanen tomat di lahan seluas 55 hektar. Setiap hektar terdapat 15.000 batang pohon tomat dan satu pohon mampu menghasilkan tiga hingga lima kilogram tomat.

“Jadi panennya bisa bertahap delapan hingga sepuluh kali, sekali panen 3,5 kuintal dan satu periode tanam tanam bisa menghasilkan 3,5 hingga empat ton,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto dilansir laman resmi pemkab boyolali.

Dijelaskan, harga tomat di pasaran kini dihargai Rp 2.000 dan mampu memenuhi kebutuhan tomat se-Soloraya. Di sisi lain, petani cabai rawit di wilayah yang sama juga pada masa panen saat ini. Tanaman cabai pada lahan seluas 42 hektar, para petani mampu memanen hingga lima kali dalam satu musim tanam.

“Ketersediaan cabai untuk Boyolali aman-aman saja dan bisa mensuplai Soloraya. Khususnya komoditi cabai Boyolali menjadi penopang kebutuhan cabai se-Soloraya,” imbuh Bambang.

Salah seorang petani cabai asal Desa Tlogolele, Nur Hidayah misalnya, dia mampu memanen 3.000 batang pohon cabai rawit dengan harga Rp 25.000 per kilogram.

“Panen tiap enam hari sudah bisa panen. Sudah diambil lima kali. Sudah dapat 45 kilogram, harganya Rp 25.000 [per kilogram],” ujarnya. yds

You Might Also Like

Ketua Satgas Pastikan Kesiapan Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Jatim
Gerindra Peduli Korban Banjir di Demak
Wuling #ABCDrive Exprience Regional Media jadi Ajang Menjajal Sensasi Lengkap Wuling EV
Beraksi di Pantura Demak, Pengemudi Coboy Langsung Dibekuk Polsek Karanganyar
Raperda Perubahan APBD Kabupaten Demak 2025 Defisit Rp 171,217 Miliar
TAGGED:Dispertan Boyolalipanen cabai tomatpemkab boyolaliselo boyolali
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?