DEMAK (Jatengdaily.com)- Upaya menekan sebaran kasus covid-19 di Kota Wali intensif dilaksanakan segenap elemen masyarakat. Termasuk di dalamnya jajaran Pemerintah Desa Wonokerto Kecamatan Karangtengah, yang aktif mensosialisasi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi melalui media sosial (medsos).
Sebanyak 286 warga Desa Wonokerto Kecamatan Karangtengah tercatat menghadiri kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di balai desa. Dipimpin langsung Kades Bambang Untoro, didukung pengamanan personel Koramil dan Polsek Karangtengah, vaksinasi kelompok umur 18 tahun ke atas itu berlangsung lancar dan kondusif.
Meski antusias warga cukup tinggi, mereka tertib mengantre menunggu giliran dengan tetap patuh protokol kesehatan (prokes).
Mengenai agenda vaksinasi kedua yang dilaksanakan berkoordinasi Puskesmas Karangtengah itu, Kades Bambang Untoro menjelaskan, antusias warga yang tinggi mengikuti vaksinasi tak lepas dari peran pemerintah desa dalam sosialisasi sekaligus mengedukasi warga. Tak hanya melibatkan ulama, tokoh masyarakat, juga pemuda, pengoptimalan fungsi media sosial seperti WA group juga Facebook disebutkan sangat membantu sampainya informasi ke masyarakat.
“Dalam sosialisasi itu kami tumbuhkan kesadaran diri warga tentang pentingnya vaksinasi. Bahwa begitu pentingnya vaksinasi tak hanya bermanfaat pada keselamatan diri sendiri, namun mampu melindungi keluarga juga lingkungan dari ancaman covid-19,” ujar Bambang Untoro, Selasa (13/7/2021).
Selain itu, disampaikan pula Perpres Nomor 14 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Bahwa vaksinasi kedepan turut menjadi syarat administrasi penerimaan bantuan sosial, di samping sebagai syarat berpergian keluar daerah bahkan luar negeri.
“Alhamdulillaah masyarakat bisa memahami manfaat vaksinasi. Sehingga tanpa paksaan, bahkan dengan sadar diri mendaftar sebagai peserta vaksinasi. Bahkan dari target 200 dosis hari ini, sudah masuk data 286 pendaftar,” imbuhnya.
Jika dosis vaksinasi yang dialokasikan tak cukup, menurut Kades Bambang Untoro, warganya bisa mengikuti vaksinasi massal yang digelar kecamatan di MTs Negeri 3 Karangtengah. Yakni vaksinasi gabungan dengan Kecamatan Sayung, yang dijadwalkan pada 12 Juli hingga 31 Agustus.
Mengenai vaksinasi di Balai Desa Wonokerto yang dipenuhi warga, Camat H Sofyan saat melakukan pemantauan memberikan apresiasinya. Terlebih dari catatannya, sejak ditemukan kasus covid-19 setahun lalu, desa Wonokerto hanya muncul lima kasus. Empat pasien berhasil sembuh, serta satu orang meninggal dunia karena kesulitan mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Senada disampaikan Kapolsek Guntur AKP Sigit. Bahwa Vaksinasi salah satu ikhtiar dalam memutus mata rantai covid-19 sehingga tercipta herd imunity.”Kabar baiknya kerjasama antar pemdes cukup masiv. Semoga kerja keras dan sinergitas yang tercipta membuahkan hasil, masyarakat mampu keluar dari wabah corona. Rie-she


