By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: UNDIP segera Terapkan Uji Coba Perkuliahan Tatap Muka, Maksimal Kapasitas Mahasiswa 25%
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

UNDIP segera Terapkan Uji Coba Perkuliahan Tatap Muka, Maksimal Kapasitas Mahasiswa 25%

Last updated: 20 September 2021 16:39 16:39
Jatengdaily.com
Published: 20 September 2021 16:39
Share
Prof Budi Setiyono
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)–Menyusul turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota, sejumlah Perguruan Tinggi (PT), pun bakal menerapkan uji coba perkuliahan atau pembelajaran tatap muka (PTM).

Hal itu juga akan dilakukan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP).  Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Undip, Prof. Budi Setiyono, S.Sos, M.Pol.Admin, Ph.D mengatakan, Undip akan melakukan uji coba kuliah tata muka setelah Ujian Tengah Semester besok.

‘’Kita akan memilih mata kuliah-mata kuliah tertentu di setiap program studi. Mungkin di setiap program studi  ada tiga mata kuliah yang akan diuji coba,’’ jelasnya, dilansir Senin (20/9/2021).

Menurutnya, Undip akan memperhatikan agar kuliah itu bisa berjalan dengan protokol kesehatan (prokes) yang memungkinkan adanya keamanan bagi dosen dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut.

‘’Jadi misalnya, dipersyaratkan peserta yakni mahasiswa sudah vaksin, dosen juga sudah vaksin, lalu kemudian, sedapat mungkin mereka berasal  dari daerah yakni kabupaten dan kota di PPKM level 2 ke bawah,’’ jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, mahasiswa juga diminta melaporkan riwayat kesehatannya. ‘’Lalu kemudian kita akan minta agar mahasiswa itu melaporkan berbagai riwayat kesehatan. Jadi, ada formulir yang dibagikan ke mereka agar kita bisa mengantisipasi tertentu, terkait dengan kondisi dari mahasiswa tersebut. Lalu kemudian, kita juga akan memastikan pelaksanaan dari uji coba itu, maksimal kapasitas 25 persen dari setiap kelas,’’ tandasnya.

Lebih lanjut menurutnya, nantinya akan diberlakukan sistem bergiliran. ‘’Jadi nantinya akan begiliran siapa yang ikut di perkuliahan di setiap kelas yang akan diikuti oleh mahasiswa,’’ jelasnya.

Undip menurutnya juga akan memperhatikan konsekuensi-konsekuensi dari pemberlakuan perkuliahan atau pembelajaran tatap muka tersebut.

‘’Dan hal yang lain, kita sedang memperkirakan juga terkait dengan konsekuensi-konsekuensi perkuliahan tatap muka itu,’’ jelasnya.

Misalnya berkaitan dengan kapasitas internet, untuk melaksanakan model hybride.  Hybrid learning adalah metode pembelajaran campuran, antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran dalam jaringan. Metode pembelajaran campuran ini mengizinkan sebagian mahasiswa belajar tatap muka di kelas dan sebagian lagi tetap belajar via daring.

‘’Sehingga dibutuhkan kapasitas dari wifi maupun juga kebutuhan-kebutuhan lain yang berkaitan dengan media pembelajaran maupun juga smart kelas. Sehingga dosen pada satu sisi hadir di kelas, pada sisi lain, juga bisa diakses pembelajarannya secara online. Sehingga ada kombinasi online dan offline pada saat mengikuti mata kuliah itu,’’ jelasnya.

Pernyataan ini juga menyusul  anjuran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang mengijinkan Perguruan Tinggi untuk melakukan uji coba PTM.

Ganjar memperbolehkan Perguruan Tinggi untuk melakukan uji coba. Namun, dengan catatan harus berkoordinasi dengan pihaknya.  “Kalau kami, saya izinkan, silakan uji coba. Tinggal kita koordinasi kalau di perguruan tinggi itu sedang ada uji coba. Menurut saya tidak apa-apa, dimulai saja,” tandasnya

Gubernur juga  meminta pelaksaan pembelajaran tatap muka, baik uji coba maupun terbatas, untuk melakukan laporan harian. Laporan tersebut sebagai akumulasi dalam pelaksanaan evaluasi mingguan.

“Tadi ada usulan pakar dari Undip agar diadakan evaluasi mingguan. Maka, menurut saya laporan harian harus dibuat. Akumulasi harian itu nantinya untuk evaluasi mingguan,” ujar Ganjar. she 

You Might Also Like

Proses Naturalisasi Jordi Amat Jalan Terus
Gelar Pasar Murah, Wakapolres Demak: Acara ini Wujud Kontribusi Positif Polri untuk Masyarakat
Ramadan di MAJT Makin Semarak, Ikuti dan Simak Jadwalnya
MUI Jateng Desak Pemerintah Cabut PP 28/2024 tentang Penyediaan Alat Kontrasepsi bagi Remaja dan Siswa
Produksi Jagung 2024 Jawa Tengah Meningkat
TAGGED:UndipUndip kuliah tatap muka
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?