By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Beras Bulog Kini Bebas Dibeli Umum
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Beras Bulog Kini Bebas Dibeli Umum

Last updated: 24 Juni 2019 18:07 18:07
Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2019 18:07
Share
Kepala Gudang Bulog Demak Sartono menunjukkan beras baru pengadaan 2019 yang siap dijual untuk masyarakat umum. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Beras Bulog yang dulu diperuntukkan suplai bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra) atau beras miskin (raskin), kini bebas dibeli masyarakat umum. Sebab sejak digulirkannya program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang merupakan pengganti program bansos rastra atau pun raskin, praktis beras medium di Gudang Bulog ‘nganggur’.

Kepala Gudang Bulog Demak Sartono menyampaikan, hingga Juni 2019 ini pihaknya masih menyimpan stok beras medium sebanyak 9.500 ton. Pasalnya beras yang setiap bulan biasa tersalur 1.000 ton untuk bansos rastra atau raskin, sesuai PP Nonor 15/2015 tentang pengadaan beras untuk kebutuhan dalam negeri, kini masih utuh di gudang.

“Dulu jelas ada raskin, setelah penyerapan dari petani beras langsung tersalurkan ke penerima manfaat. Namun sejak berganti program BPNT, suplier atau pengadaan beras tidak lagi dari Bulog namun oleh rekanan atau swasta yang ditunjuk,” ujarnya, Senin (24/6).

Namun begitu, lanjut Sartono, tak masalah bagi Gudang Bulog Demak. Kini justru terbuka bagi masyarakat umum yang berminat membeli beras medium seharga Rp 8.100 per kilogram.

Hanya saja, pembelian tidak bisa sistem cash and carry. Karena Gudang Bulog tidak diperbolehkan menerima uang tunai langsung dari masyarakat. Sehingga masyarakat yang ingin membeli, mesti menstransfer ke nomor rekening Bulog Subdrive Semarang.

“Cukup menunjukkan bukti transfer tersebut, pembelian berapa pun kami layani. Dijamin kualitas berasnya lebih bagus dari beras raskin. Karena beras di gudang kami baru, pengadaan 2019,” kata Sartono.

Tak hanya beras, Bulog Demak juga melayani pembelian daging kerbau beku. Sama halnya beras, daging kerbau dari India yang disembelih di RPH Bandung dan Jakarta itu hanya bisa dibeli setelah transfer Rp 80.000 per kilogram ke rekening Bulog Subdrive Semarang. rie-yds

You Might Also Like

MUI Jateng: Hemat Biaya, Berdoa Tidak Harus ke Jakarta
Mengenal NPS Narkotika Jenis Baru Yang 77 Jenis Diantaranya Beredar di Indonesia
Saloka Theme Park Gelar Roadshow Mall to Mall di Magelang
BPBD Jateng Siapkan Reboisasi 1.464 Hektar Lahan Gundul Gunung Kendeng
Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan, SIG Luncurkan Semen Hidraulis Tipe High Early
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?