By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Cegah Klaster PTM, Ganjar Minta Dilakukan Patroli ke Sekolah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cegah Klaster PTM, Ganjar Minta Dilakukan Patroli ke Sekolah

Last updated: 25 Oktober 2021 16:52 16:52
Jatengdaily.com
Published: 25 Oktober 2021 16:52
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah kabupaten/ kota di Jawa Tengah untuk melakukan patroli ke sekolah terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Hal itu untuk menanggulangi adanya klaster penularan Covid-19 di sekolah.

Dari laporan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, klaster sekolah mencapai 94 transmisi lokal. Angka tersebut cukup tinggi dibanding klaster keluarga yang hanya lima transmisi lokal.

“Bagus, sudah bagus. Tapi kalau saya lihat klasternya ada di sekolah. Tertinggi di sekolah. Pak Wali Kota Solo sudah lapor ke saya, klaster sekolah transimis lokal ada 94, dan klaster keluarga lima,” ujar Ganjar, usai rapat percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin (25/10/2021).

Dikatakan, dari kasus tersebut, ada sekitar 94 orang sedang menjalani isolasi mandiri, dan tidak ada yang dilakukan rawat di fasilitas kesehatan.

“Isoma ada 94 dan rawat relatif tidak ada. Iya OTG (orang tanpa gelaja),” lanjutnya.

Dari adanya klaster sekolah tersebut, orang nomor satu di Jawa Tengah itu meminta untuk semua pemerintah kabupaten/ kota untuk melakukan pengecekan di lapang, terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Maka sekarang untuk semuanya ngecek kelapangan terkait dengan pelaksanan PTM, semuanya. Dibuatkan patroli dicek ke sekolah sekolah sambil kita menunggu hasil laboratoriumnya bisa merekomendasikan bahwa vaksin bisa dipakai SMP dan SD atau anak-anak, itu yang ada,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menuturkan, pendemi Covid-19 masih belum berakhir. Sehingga, sekolah yang melakukan PTM harus melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.

“Di mana-mana begitu belum ada daerah tanpa kasus. Jadi, kalau dalam komunitas dilakukan skrining pasti ketemu. Tapi yang penting tidak bergejala, atau kalau gejala itu ringan. Kedua, prokes tetap dilaksanakan secara ketat agar yang positif tidak menularkan yang lain, serta vasksin dipercepat bagi yang sudah memenuhi syarat,” tandasnya. she

You Might Also Like

Ibu-Ibu PKK Desa Belor Belajar Hidup Sehat Lewat Program Gerbang Sehat KKN Unnes
Sedikitnya 80 Juta Orang Diprediksi Mudik Tahun Ini
Perkuat Penjualan Ekspor, SIG Kebut Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
Pemalang Soda Racing 2020, Ratusan Offroader Uji Nyali di Sirkuit Widuri
Ibra Kembali ke Milan, Dibayar 3,5 Juta Euro/6 Bulan
TAGGED:Ganjar Pranowoklaster sekolah
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?