By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Butuh Grand Design yang Jelas, Tangani Rob Demak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Butuh Grand Design yang Jelas, Tangani Rob Demak

Last updated: 5 November 2021 15:20 15:20
Jatengdaily.com
Published: 5 November 2021 15:20
Share
Forum Group Discussion di Balai Desa Sriwulan Sayung membahas persoalan rob, dampak dan upaya penanggulangannya. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Ditinjau dari pantauan iklim sekarang panas bumi semakin naik sehingga air muka laut pun menjadi naik. Di sisi lain, terjadi penurunan permukaan tanah. Sehingga memperparah kondisi kawasan pesisir, termasuk pesisir Kabupaten Demak, yang selama dua dekade ini terendam rob.

Kondisi memprihatinkan yang dialami warga pesisir di empat kecamatan di Kabupaten Demak mengundang keprihatinan dan perhatian sejumlah kalangan. Salah satunya Prof Dr Iskhaq Iskandar, ahli iklim dari Universitas Sriwijaya, yang berniat membuat penelitian terapan tentang ‘Pangarustamaan Gender Dalam Pengurangan Risiko Bencana Akibat Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir’.

Pada Forum Group Discussion (FGD) besutan Unika Soegijapranata di Balai Desa Sriwulan Sayung itu terungkap, informasi mengenai desa tenggelam di Kabupaten Demak benar terjadi karena rob. Lewat naskah akademik yang sedang disusunnya, Prof Iskhaq Iskandar berharap pemerintah pusat terketuk hati untuk turut serta menangani persoalan rob tersebut, termasuk penduduknya yang turut terdampak kehidupan sosialnya.

Terhadap penelitian terapan Prof Iskhaq Iskandar itu, Ketua DPRD Kabupaten Demak HS Fahrudin Bisri Slamet yang turut hadir sebagai narasumber, menyampaikan apresiasi. Tak terkecuali kepeduliannya pada peningkatan kualitas SDM wanita pesisir, sehingga mereka memiliki keahlian dan bisa menghasilkan pendapatan bagi dirinya sendiri maupun keluarga.

“Sehubungan rob dan abrasi sudah lama melanda, masyarakat hendaknya bisa berdamai dengan kondisi yang ada. Sekaligus berupaya bagaimana musibah bisa menjadi berkah,” ujarnya, Jumat (5/11/2021).

Pada saat sama, pihak yang berwenang diingatkan, penanganan rob agar tidak merusak kondisi jalan yang ada. Bahkan sampai menenggelamkan seluruh sesa-desa pesisir yang tersebar di empat kecamatan.

“Maka itu butuh grand design yang jelas dan komitmen untuk menyelesaikan masalah rob dengan skema pendanaan bergantung dengan pusat. Sementara Kabupaten siap sharing. Tentunya agar tak tak overlap dengan kewenangan pusat dan provinsi,” urainya.

Lebih lanjut disampaikan, perubahan iklim potensi bencana yang tidak bisa terhindarkan. Maka dihimbaunya agar masyarakat turut peduli lingkungan. Tidak hanya menunggu, melainkan harus bisa inovatif dan siap berpartisipasi membantu atasi kondisi yang ada.

“Tentunya kurang optimal usaha penanggulangan bencana, jika yang diurusi tidak ada respon positif dan keinginan untuk merubah nasib,” tandas FBS, demikian sapaan akrab HS Fahrudin Bisri Slamet. rie-yds

You Might Also Like

35 Orang Daftar Pilkada Lewat DPD PDIP Jateng di Hari Pertama, Ada Murdoko & Mad Sabitul Wafa
Kemenkes Siapkan 340 Pos Kesehatan di Jalur Mudik
Warga Bancak Dibantu Instalasi Biogas
Bazma Pertamina dan SP Persada IV Beri Modal Usaha  kepada Daarut Tauhiid Peduli Jateng
Kaprodi MH USM Luncurkan Buku Hukum Konstitusi di Indonesia
TAGGED:FGD robKetua DPRD Demakrob demakunika soegijapranata
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?