JAKARTA (Jatengdaily.com) Makin menurunnya jumlah kasus Covid-19, membuat sejumlah kegiatan dan sektor dibuka kembali.
Termasuk diantaranta, adalah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pun sudah diizinkan di sejumlah sekolah secara bertahap.
Namun, dengan dibukannya kembali PTM, muncul sejumlah kasus Covid-19 di beberapa wilayah, yang munculnya klaster baru Covid-19 di lingkungan sekolah.
Kondisi ini membuat pemerintah cukup waspada. Dalam sesi jumpa pers mengenai update perkembangan PPKM yang disiarkan di channel YouTube Sekertariat Presiden, Senin (22/11/2021), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah melakukan kesepakatan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
”Kemenkes dan Kemendikbud telah memfinalisasi surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yang mudah-mudahan pada minggu ini bisa ditandatangani,” terang Menkes Budi dalam penjelasannya.
Tujuannya diharapkan program PTM dapat berjalan dengan lancar dan mencegah munculnya klaster baru yang melibatkan pelajar dan seluruh perangkat sekolah.
Tujuan lain, para orangtua dapat lebih tenang dan tidak khawatir jika sang anak melakukan PTM di masa pandemi Covid-19.
“Sehingga kita tetap bisa menjalankan pendidikan tatap muka tanpa mengesampingkan aspek kesehatan atau keamanannya. Jadi tetap bisa jalan dengan sehat, tapi juga berjalan dengan lancar,” tuntasnya. she



