By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Urai Kemacetan, Jateng Perlu Miliki Under Pass Terpanjang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Urai Kemacetan, Jateng Perlu Miliki Under Pass Terpanjang

Last updated: 6 Desember 2021 07:12 07:12
Jatengdaily.com
Published: 2 Desember 2021 07:08
Share
SHARE

YOGYAKARTA (Jatengdaily.com) – Komisi D ingin Jawa Tengah dapat memiliki under pass dengan dilengkapi sarana dan prasarana yang terintegrasi dalam mengurai kemacetan lalu lintas khususnya di persimpangan jalan. Sejauh ini, baru Yogyakarta yang memiliki under pass dengan sarana yang komplet serta ditunjang teknologi.

Masalah tersebut mengemuka saat Komisi D berkunjung di lokasi under pass Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, Jumat (26/11/2021) lalu. Ketua Komisi D Alwin Basri berharap banyak kepada Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng agar ada proyek nasional yang bisa dibangun di Jateng.

LIHAT PROYEK : Komisi D melihat under pass YIA di Kulonprogo.foto: humas

“Kami akui under pass di YIA merupakan jalan bawah tanah terpanjang di Indonesia yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi DIY,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui jalan bawah tanah itu memiliki panjang bentangan 1,4 km yang terdiri dari kontruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 1.095 meter, lebar tiap jalur 7,85 meter, Clearence atas 5,2 meter dan samping 18,4 meter. Waktu Pelaksanaan Proyek selama 390 Hari Kalender dari 12 November 2018 sampai 6 Desember 2019 dan untuk waktu pemeliharaan selama 730 Hari Kalender dengan menelan biaya sebesar Rp 293 miliar.

“Under Pass YIA juga dilengkapi dengan rumah pompa dan dilapisi waterstop guna mengantisipasi terjadinya genangan air saat hujan turun,” jelas Alwin.st

You Might Also Like

MSAT Yang Diduga Pelaku Pencabulan Santri Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Terancam Pidana 12 Tahun
Industri Hijau Harus Sinergikan Kepentingan Ekonomi dan Ekologi
Ini Lima Vaksin Sebagai Booster Yang Diizinkan Penggunaannya Oleh BPOM
Polri Janji Ungkap Kasus Penembakan di Rumah Kadivpropam Yang Tewaskan Brigadir J
Ganjar Apresiasi Penanganan Covid-19 di Wonosobo
TAGGED:komisi D DPRD JatengUnder Pass terpanjangUnder Pass YIA Yogyakartaurai kemacetan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?