SEMARANG (Jatengdaily.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang dipercaya sebagai ajang tes Computer Assisted Test (CAT) seleksi pengisian perangkat desa (Perades) Kabupaten Blora. Pelaksanaan tes digelar di Graha Kebangsaan, Kampus Merah Putih, Untag Semarang, Selasa (25/01).
Pelaksanaan test CAT diikuti oleh lima kecamatan yang terdiri atas Kecamatan Japah, Sambong, Todanan, Jati dan Jiken untuk proses tes CAT perangkat desa secara serentak. Pelaksanaan tes secara terbuka disaksikan oleh semua pihak panitia dan peserta.
Sistem CAT yang diluncurkan tersebut memiliki fungsi untuk mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian, menciptakan standardisasi hasil ujian secara nasional, menetapkan standar nilai, dan meningkatkan transparansi, objektivitas, akuntanbilitas, dan efisiensi. Dengan menggunakan CAT (Computer Assisted Test) penentuan seleksi berdasarkan nilai tertinggi.
Sementara itu, Ketua Praja Kecamatan Sambong Andik Sugiyono mengatakan test diselenggarakan sesuai ketentuan. Selain itu juga dilaksakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Sesuai yang kami sampaikan sebelumnya, nilai peserta langsung ditayangkan sesuai real time. Hasilnya bergerak karena setiap soal dikerjakan peserta langsung terupdate. Jadi semuanya bisa lihat, murni hasil yang dikerjakan peserta,” ungkap Andik Sugiyono.
Dikatakan, salah satu peserta dari desa Pojok Watu, Kecamatan Sambong, Sigit Kokok yang mengikuti CAT menjelaskan, pelaksanaanya aman dan kondusif serta tidak ditemukan kejanggalan. “Mulai dari nilai yang berubah, materi soal sesuai ketentuan, hingga ID peserta yang telah disiapkan sebelum tes, semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Tes CAT perangkat desa dilaksanakan lima kecamatan dengan melibatkan pihak ketiga dan Forkopimcam terjun langsung ke lokasi untuk memastikan pelaksanaan CAT berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur.
”Tes CAT tersebut berjalan dengan lancar seperti apa yang diharapkan kepala desa serta perangkat desa, sehingga dengan terisinya kekosongan perangkat desa dapat menambah kinerja perangkat desa, diharapkan dapat memajukan desa di Kabupaten Blora,” ujar Sigit. st

