DEMAK (Jatengdaily.com) – Meski masih ada waktu sekitar dua tahun menuju Pemilu dan Pemilihan tahun 2024, KPU Kabupaten Demak intensif melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Bahkan selain stakeholder, masyarakat pun dilibatkan untuk berperan aktif mengecek data diri di aplikasi yang disediakan, untuk memastikan kepastian terdaftar dalam daftar pemilih.
Pada rapat Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode Januari 2022, Ketua KPU Kabupaten Demak H Bambang Setya Budi menyampaikan, masukan dan tanggapan dari masyarakat juga para stake holder senantiasa dibutuhkan KPU demi terwujudnya data pemilih yang akurat pada helat pesta demokrasi 2024. Karenanya koordinasi selalu dibangun dan menjadi kebutuhan, demi terselenggaranya pemilu dan pemilihan berkualitas dan berintegritas.
“Demi efektifitas dan efisiensi, masukan dan tanggapan bisa dilakukan dengan mengunjungi KPU Kabupaten Demak melalui tautan http://bit.ly/FormulirDataBerkelanjutan. Termasuk pula melakukan pengecekan data pemilih dengan meng-klik website lindungihakmu.kpu.go.id (yang semula lindungihakpilihmu.kpu.go.id),” ujarnya, Jumat (28/1/2022).
Ketua Divisi Rendatin, Nur Hidayah menjelaskan, pada Rekapitulasi PDPB periode Januari 2022, terdapat beberapa masukan dari stakeholder dan masyarakat. Antara lain dari Kodim 0716/Demak perihal potensi pemilih baru sejumlah tiga orang (pensiunan TNI), serta satu pemilih TMS tetapi tidak dapat ditindaklanjuti karena tidak ada di DPT.
Selain itu dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Demak, terkait pemilih ubah stastus perekaman KTP-el dari pemilih DPT sejumlah 134 orang. Ada pula dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Wilayah II, mengenai potensi pemilih baru pada pemilu/pemilihan yang akan datang sejumlah 93 orang. Di samping pula masukan dari Pengadilan Agama Kabupaten Demak, perihal ubah status perkawinan sejumlah 39 orang, tetapi belum dapat ditindaklanjuti karena sedang menunggu proses validasi dari Dindukcapil.
“Sedangkan terkait kelengkapan elemen data di antaranya adalah NKK. Serta masukan dari pemerintah desa/kelurahan perihal pemilih TMS meninggal di beberapa desa, antara lain Desa Donorejo Kecamatan Karangtengah, Kebonsari Dempet, Sambung Gajah dan Kelurahan Bintoro Demak sejumlah 230 orang,” ujarnya.
Adanya masukan-masukan tersebut, Data Pemilih Berkelanjutan yang semula 853.709 pemilih dengan rincia 426.717 pemilih laki-laki dan 426.992 pemilih perempuan, pada Januari ini menjadi 853.475 pemilih. Dengan rincian jumlah pemilih laki-laki 426.595 orang, dan pemilih perempuan 426.880 orang. rie-yds


