By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Disipilin Jamaah Umrah Indonesia Dipuji oleh Pemerintah Arab Saudi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Disipilin Jamaah Umrah Indonesia Dipuji oleh Pemerintah Arab Saudi

Last updated: 13 Februari 2022 09:45 09:45
Jatengdaily.com
Published: 13 Februari 2022 09:45
Share
Ilustrasi,Foto: kemenag
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, peemrintah menambah akses pintu keberangkatan jemaah umrah selain Bandara Soeta, keterlibatan tim Kemenag mengawal proses PCR jemaah, mempersingkat masa karantina hingga menerapkan akses satu pintu khusus jemaah umrah saat keluar dari bandara agar tidak berbaur dengan penumpang perjalanan luar negeri lainnya.

”Terkait Skema One Gate Policy (OGP) pemberangkatan jemaah umrah yang diinisiasi Kementerian Agama hingga kini mendapat dukungan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan jamaah umrah,” dialnsir dari laman Kemenag, Minggu 13 Februari 2022.

Menurutnya persoalan umrah di tengah pandemi ini tidak bisa diatasi oleh Kementerian Agama sendiri dan harus melibatkan banyak pihak.

Dijelaskan Wamenag, saat ini Kementerian Agama tengah melakukan evaluasi terkait pemberangkatan umrah, salah satunya dengan pelaksanaan karantina kepulangan dan layanan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

“Disipilin jamaah umrah Indonesia dipuji oleh pemerintah Arab Saudi dan ini harus kita pertahankan. Jangan sampai ibadah umrah menjadi kluster baru penyebaran Covid-19, ” tandas Wamen.

“Jangan ada lagi stigma negatif kepada jemaah umrah kita, apalagi sampai membawa klaster baru. Masalah umrah harus kita update terus. Kalau tidak kita khawatir karena perkembangan dinamikanya tidak bisa kita duga sehingga pelaku jasa travel umrah dan haji betul-betul bisa melakukan antisipasi,” ujar Wamenag. she 

You Might Also Like

Daop 4 Layani 24.565 Pelanggan Kereta Api di Puncak Arus Balik 8 Mei
Ikut Pelatihan BLK, Harus Siap Kerja
Hadiri Sesi Khusus KTT D-8, Presiden Prabowo Serukan Persatuan Negara Muslim
UAS dan Artis Ibu Kota Disambut Gayeng Masyarakat dalam Tabligh Akbar di Unissula
Driver Ojol di Semarang Ditusuk Penumpang Perempuan
TAGGED:arab saudiJamaah umroh
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?