By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kisah Haru Keluarga Ziarah Korban Covid-19 di Semarang, Bisa Berkunjung dan Berdoa di Makam
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kisah Haru Keluarga Ziarah Korban Covid-19 di Semarang, Bisa Berkunjung dan Berdoa di Makam

Last updated: 6 Mei 2022 08:22 08:22
Jatengdaily.com
Published: 6 Mei 2022 08:21
Share
Sejumlah orang terlihat khusyuk berdoa di depan tempat pemakaman umum (TPU) Jatisari Mijen khusus covid-19 bagi warga Semarang. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tradisi ziarah kubur meramaikan kegiatan masyarakat di musim Lebaran Idul Fitri 2022. Sejumlah orang terlihat khusyuk berdoa di depan tempat pemakaman umum (TPU) Jatisari Mijen khusus covid-19 bagi warga Semarang.

Tradisi sempat hilang karena covid-19, kini kembali mulai ramai. Terlihat mereka membawa air dan kembang untuk ziarah makam sembari membacakan doa.

Bahkan Akbar warga Pedurungan yang sedang ziarah makam kakaknya meninggal dan dimakamkan 2021 merasa bersyukur bisa mengirim doa di dekat makam kakak.

“Lega sekarang bisa ziarah mengajak keluarga dan kirim doa di makam,” kata Akbar.

Dia menceritakan kakaknya meninggal di rumah sakit dan dinyatakan covid-19. Proses memandikan jenazah dan gali kubur dilakukan oleh petugas. Keluarga hanya bisa mengikuti proses pemakaman sang kakak namun tidak diizinkan mendekat ke liang kubur.

“Dulu waktu masih tinggi tingginya covid-19. Ikut mengantarkan jenazah saja aturan prokes ketat, dan doa dari jauh,” ujarnya.

Akbar mulai bersyukur kondisi saat ini tidak separah tahun lalu, maka ia menyempatkan waktu ziarah ke makam kakaknya pada H+3 Lebaran menghindari kerumunan. Selain itu mengajak anak istri serta keluarga.

“Memang sengaja ke sini H+3 Lebaran hindari keramaian. Sebelumnya juga ke makam orangtua,” ungkapnya.

Bahkan ziarah ke makam pada Lebaran tahun ini terlihat lebih ramai dari tahun sebelumnya karena sudah banyak masyarakat yang bisa mudik ke kampung halaman.

“Dalam kesempatan ini kami dapat memanjatkan doa-doa untuk orang tua dan keluarga yang ada di alam kubur sembari membersihkan makamnya dari sampah atau rumput liar,” jelasnya.

TPU Jatisari sendiri merupakan salah satu lokasi pemakaman bagi pasien Covid-19 di Kota Semarang. Fasilitas milik Dinas Pemakaman dan Pemukiman Kota Semarang itu menempati lahan seluas kurang lebih 13 hektare. adri-she

You Might Also Like

Banjir di Demak Meluas, Upaya Evakuasi Terhambat Arus Deras
Pengembang Perumahan Diminta Serahkan Lahan untuk Makam yang Layak
Para Chef Gelar Festival Food Beverage untuk Kemajuan Industri Makanan
STIE AKA Berubah Jadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang
Banjir Bandang Juga Terjang Kabupaten Malang, Dua Warga Meninggal
TAGGED:makam Covid-19
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?